Selamat datang di komunitas petarung----disini tempat memberikan info dan teknik dalam beladiri ataupun pertarungan dari berbagai sumber

Proses Terjadinya Tenaga Dalam

Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.

Manusia memiliki unsur kimia tubuh (Body Chemistry) yang bernama ATP (Adenosin Tri Phosphate). ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. Secara sederhana dapat ditulis sbb :

O2 + ATP + Glikogen Energi

ATP berfungsi sebagai energi cadangan. Misalnya, setelah kita berolahraga dan kecapaian kemudian bila diistirahatkan sejenak maka tubuh kita akan pulih kembali. Energi yang dihasilkan oleh ATP dalam keadaan sehari-hari berupa panas tubuh, membantu lancarnya penyaluran adrenalin, menghidupkan kimia tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh (zat antibodi), menghidupkan aktifitas pencernaan dan menghidupkan semua aktifitas organ dalam tubuh manusia. Berdasarkan penelitian, manusia dalam kehidupan sehari-hari hanya menggunakan sekitar 2,5% dari seluruh fasilitas energi tubuhnya. Sedangkan yang 97,5% lainnya tersembunyi sebagai cadangan di ulu hati.

Permasalahannya adalah bagaiman cara mengoptimalkan dan membangkitkan energi yang tersimpan itu agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia jika mampu meningkatkan kekuatannya sebesar 0,1-0,3% (sehingga menjadi 2,6-2,8%) dapat membunuh seekor kuda dalam sekali pukul atau dapat mematahkan lima batang kikir baja yang ditumpuk, memecahkan batu kali pun bukan halangan bagi yang memiliki tenaga dalam.

Tenaga dalam atau energi cadangan adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau kundalini. Menurut berbagai sumber,kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk 31⁄2 lingkaran, terdapat diantara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar. Jadi dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber tenaga dalam adalah ulu hati, bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. Padahal solar plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan.

Solar Plexus/Chakra

Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan spesial, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang. Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat. Karena itu, saat membuang nafas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yang menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang nafas melalui mulut. Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa CO2. Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari tenaga dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Fungsi dari tenaga dalam;

1. Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat
2. Untuk mempertajam panca indera.
3. Untuk membangkitkan indera keenam.
4. Untuk menghancurkan benda-benda keras.
5. Untuk meringankan tubuh.
6. Untuk memperkuat memori otak.
7. Untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan fisik dan serangan penyakit.
8. Untuk memperkuat benda lemas.
9. Untuk Telekinetik/menggerakkan benda dari jarak jauh

Selengkapnya - Proses Terjadinya Tenaga Dalam

Pengolahan Pernafasan

Hukum alam adalah hukum Allah yang berlaku di alam ini. Betapapun tinggi ilmu dan teknologi yang dapat dikembangkan manusia, tidak mungkin dapat mengubah alam itu. Apa yang dapat dilakukan manusia tidak lain adalah menelusuri dan mencoba memahami hukum-hukum alam tersebut sehingga dengan izinnya, manusia kemudian dapat memanfaatkan hukum itu untuk meningkatkan derajat kehidupan yang semakin baik. Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sempuma, tetapi justru sering dilupakan oleh manusia itu sendiri. Manusia dapat berjalan, berbicara, bergerak, jantung berdenyut serta berbagai aktifitas hidup lainnya di dalam tubuh merupakan peristiwa yang erat hubungannya dengan masalah listrik.

Semua alat tubuh manusia, khususnya syaraf dan otot dalam menjalankan fungsinya selalu berkaitan dengan peristiwa listrik. Dengan demikian sebenarnya manusia merupakan satu sistem biolistrik yang sangat menarik untuk diamati.

Manusia disusun oleh lebih dari 1 triliun sel, yang masing-masing sel mempunyai muatan listrik lebih kurang 90 mV dengan muatan positip diluar membran sel dan muatan negatip didalamnya. Cukup hanya dengan hubungan seri menggunakan 3.000 sel saja akan dihasilkan beda potensial sebesar 270 volt, lebih besar dari tegangan listrik 220 volt milik PLN. Padahal kita memiliki lebih dari 1 triliun sel. Itulah gambaran betapa dahsyatnya manusia andaikata hal itu dapat terjadi dalam tubuh manusia. Ada jenis ikan tertentu seperti belut listrik (Electric Eel) yang dapat mengembangkan perbedaan potensial cukup besar antara bagian kepala dan ekor, sehingga dapat digunakan untuk menyengat lawan atau mangsanya.

Kehidupan manusia yang semakin kompleks, disertai dengan adanya polusi dalam segala bidang kehidupan, baik yang bersifat fisik (air, udara, gelombang) maupun yang bersifat mental (stress, frustasi), menimbulkan berbagai macam problematika hidup yang menyebabkan banyak manusia menjadi sakit. Penyakit dapat menimbulkan gangguan listrik dalam tubuh dan sebaliknya gangguan listrik pada suatu organ dapat menimbulkan gejala penyakit. Dalam dunia kedokteran, peristiwa listrik dalam tubuh ini sudah dimanfaatkan antara lain untuk mendiagnosa gelombang otak dengan alat EEG, mengamati listrik jantung dengan ECG, dan sebagainya.

Untuk dapat hidup, manusia butuh bernafas. Tentu saja bernafas biasa berbeda dengan bernafas untuk sehat dan mengembangkan tenaga dalam. Bernafas biasa dikerjakan secara refleks, sedangkan bernafas untuk tujuan kesehatan dan pengolahan tenaga dalam dikerjakan secara sadar dan teratur.

Sehat adalah modal dasar untuk menjaga kelestarian kualitas sumber daya manusia Tanpa kesehatan tidak ada gunanya segalanya. Satria Nusantara dengan metode khusus mencoba mengembangkan satu sistem olah raga pernafasan tenaga dalam melalui nafas, gerak dan kosentrasi sehingga menghasilkan olahraga sekaligus olahmental dan olahsosial yang diharapkan akan menghasilkan kualitas sumber daya manusia seutuhnya.

CARA LATIHAN

Latihan dilakukan dengan mengolah pernafasan, yang dilakukan dalam 3 tahap:

    * Pernafasan duduk awal
    * Pernafasan bergerak
    * Pernafasan duduk akhir

PERNAFASAN DUDUK DAN MANFAATNYA

Pernafasan duduk awal dilakukan sebagai pemanasan (warming-up) bagian dalam tubuh sebelum melakukan pernafasan bergerak. Pernafasan duduk akhir dilakukan untuk pendinginan (cooling down) dan pengendapan tenaga hasil latihan. Pernafasan duduk juga dikerjakan diluar latihan bersamaan dengan nafas gerak.
Cara Latihan Pernafasan Duduk

Cara latihan pernafasan duduk adalah sebagai berikut:

    * Duduk dengan kaki melipat ke belakang, telapak kaki dengan ujung jari kaki melingkar ke arah pantat. Tulang ekor menyentuh lantai dan punggung diluruskan. Tangan dengan jempol digenggam diletakkan pada lutut, pandangan lurus ke depan ke satu titik.
    * Bila peserta lebih dari satu orang dan sejenis, maka peserta duduk merapat kiri kanan sehingga lutut saling bersentuhan.
    * Bernafas teratur sambil berkonsentrasi dzikir Laa ilaha illallah bagi muslirn. Keluar masuk nafas melalui bidung, dengan diantaranya menekan nafas dibawah perut (abdominal pressing). Selang waktu tarik, tekan/tahan dan keluar nafas adalah sama yakni 10-30 detik. Pernafasan duduk dilakukan selama 10 menit.

Manfaat Latihan Pernafasan Duduk

Manfaat latihan pernafasan duduk sebagai berikut:

    * Meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan sistem pernafasan yaitu dengan meningkatnya kapasitas vital paru-paru. Kapasitas vital merupakan salah satu tolok ukur bagi kemampuan fungsional sistem pernafasan. Latihan pernafasan duduk akan menyebabkan seluruh gelembung paru (alveoli) mengembang dan menjadi aktif dalam proses pernafasan, suatu cara pelatihan yang baik untuk kesehatan pernafasan. Pada olah raga biasa, pernafasan memang juga menjadi lebih dalam dan cepat, tetapi bertambah dalamnya pernafasan tidak pemah mencapai maksimal seperti halnya pada latihan pernafasan duduk ini.
    * Dengan pola pernafasan duduk yang melakukan ekspirasi maksimal, inspirasi maksimal dan abdominal pressing, maka tidak hanya otot-otot pernafasan biasa yang dilatih, tetapi juga otot-otot pernafasan pembantu dan bahkan juga otot-otot dinding perut dan dasar panggul, khususnya pada saat abdominal pressing. Otot-otot pernafasan pembantu ialah otot-otot tubuh (togok) yang akan menjadi aktif membantu pernafasan bila terjadi kesulitan bernafas seperti misalnya pada penderita Asma Bronkial yang sedang mendapat serangan. Dengan latihan pernafasan demikian maka cukup banyak otot-otot tubuh (togok) ikut dalam latihan ini, sehingga wajar bila latihan pernafasan duduk saja sudah menyebabkan tubuh menjadi hangat dan bahkan berkeringat.
    * Mekanisme pernafasan, khususnya pernafasan perut memperlancar aliran darah balik dari vena-vena di daerah perut menuju ke jantung. Hal ini disebabkan karena pada waktu inspirasi (tarik nafas) tekanan di rongga perut meningkat sedangkan tekanan di rongga dada menurun, sehingga darah dari arah perut ditekan, sedangkan dari arah dada dihisap. Dengan semakin tingginya tekanan di dalam perut dengan abdominal pressing maka terjadi semacam massage/pijatan terhadap alat-alat disekitar perut, sehingga aliran darah dalam alat-alat tubuh di rongga perut dan juga aliran darah balik ke jantung akan semakin lancar, yang akan lebih menjamin pemeliharaan kesehatan alat-alat dalam perut tersebut, serta juga meningkatkan kelancaran peredaran darah sistemik pada umumnya. Tekanan-tekanan yang terjadi pada alat-alat dalam perut itu, khususnya terhadap pencemaan makanan, akan merupakan rangsangan mekanik yang akan memperbaiki gerakan peristaltik saluran pencemaan makanan, sehingga dapat menyembuhkan penyakit-penyakit gangguan motilitas misalnya meteorismus (perut kembung) dan obstipasi (sembelit, susah buang air besar),
    * Meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mental sekaligus. Bila kita perhatikan diri kita atau orang lain di sekeliling kita, ada satu fenomena menarik yang berhubungan dengan ritrne pernafasan. Orang dalam keadaan marah, mengamuk, stress, ketakutan, sikap tak sabaran dan sikap mental negatif lainnya, ternyata menunjukkan ritme pernafasan yang tidak teratur, kacau-balau, tersengal-sengal. Bila dalam keadaan ini gelombang otaknya direkam dengan alat EEG, hasilnya adalah gelombang otak yang tidak normal, kacau tidak teratur. Jadi sebenamya ada korelasi antara mental, ritme pernafasan dan gelombang otak.

Sejumlah penelitian tentang Meditation dan EEG telah dilakukan, dilihat korelasi antara ritme pernafasan dan hasil rekaman listrik otak serta hubungannya dengan kesehatan fisik dan mental seseorang. Dari hasil penelitian itu dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut:

Manusia biasa bemafas sekitar 16-20 kali per menit. Hasil rekaman EEG menampilkan pola gelombang otak orang yang mudah terserang stress, gampang tersinggung, suka marah dan sikap mental negatif lainnya. Secara fisik, orang demikian mudah terserang penyakit disfungsional organ tubuh seperti tekanan darah tidak normal, kolesterol tingggi, Hb darah rendah, gangguan maag, ganggguan fungsi jantung, diabetes mellitus, sesak nafas, alergi dan sebagainya. Dengan pusat kontrol yang kacau dan tidak bekerja baik, otomatis fungsi kontrol terganggu sehingga organ dan bagian tubuh menjadi disfungsional, tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Pada kelompok manusia yang dapat bemafas hanya 4 kali per menit, hasil rekaman gelombang otak adalah sangat teratur, yang disebut sebagai gelombang alfa. Temyata secara mental orang tersebut tidak mudah terserang stress, tidak mudah tersinggung, mempunyai rasa percaya diri yang besar, sabar dan mempunyai sikap positif lainnya. Secara fisik, tidak dijumpai penyakit disfungsional. Dengan pusat kontrol yang baik dan teratur, otomatis dapat mengontrol semua organ dan bagian tubuh bekerja dengan baik pula.

Peserta latihan pernafasan Satria Nusantara dilatih untuk bernafas dengan ritme yang teratur, pelan dan dalam disertai konsentrasi dzikir. Siklus waktunya antara 10-30 detik untuk tarik tekan/tahan dan keluar napas, artinya ritme pernafasan diperlambat dari 2 kali per menit sampai I kali dalam waktu satu setengah menit. Bila dalam latihan pernafasan sudah bisa mencapai frekuensi 2 kali per menit, maka akan menghasilkan refleks pernafasan 4-6 kali per menit. Sedangkan bagi yang sudah mampu hanya bemafas 1 kali per menit dalam latihan, akan memiliki refleks pernafasan 3-4 kali per menit. Sama dengan hasil penelitian diatas. Itulah sasaran latihan pernafasan duduk Satria Nusantara.

Kebiasaan bernafas pelan dan dalam disertai selalu ingat kepada Sang Pencipta dalam kehidupan sehari-hari akan menghasilkan ketenangan jiwa, mental yang stabil, sehingga akan memberikan pengaruh terhadap stabilitas fungsi syaraf otonom dengan semakin meningkatnya fungsi syaraf parasimpatik. Fungsi syaraf parasimpatik berhubungan erat dengan:

Anabolisme yaitu metabolisme yang bersifat membangun, yang mengarah kepada perbaikan-perbaikan terhadap kerusakan jaringan dan gangguan fungsional. Pengahambatan fungsi sistem jantung-pembuluh darah yang cenderung menyebabkan melambatnya denyut jantung dan melemasnya pembuluh darah, khususnya arterioale sehingga menyebabkan tekanan darah menurun. Peningkatan fungsi sistem lambung-usus sehingga akan memperbaiki fungsi pencernaan dan penyerapan makanan.

    * Telapak kaki penuh dengan simpul-simpul saraf selalu siap memancarkan gelombang elektromegnetik dari tubuh ketika sedang latihan pernafasan. Dengan kedua ujung kaki berhadapan, diharapkan pemancaran getaran dari telapak kaki yang satu akan masuk ke telapak kaki lainnya sehingga membentuk satu siklus peredaran elektromagnetik di dalam tubuh.
    * Telapak tangan yang penuh dengan simpul-simpul syaraf dan satu generator listrik yang terletak diantara ibu jari dan telunjuk, siap memancarkan getaran dari tubuh ketika sedang latihan pernafasan. Dengan ibu jari tergenggam, dapat dicegah pemancaran getaran yang sia-sia, tidak diinginkan.
    * Tulang ekor menyentuh lantai akan menghubungkan kumparan syaraf di dalamnya, yang merupakan salah satu generator listrik, dengan listrik bumi secara langsung sehingga diharapkan terjadi interaksi Isitrik bumi terhadap listrik tubuh melalui generator listrik tersebut.
    * Punggung diluruskan akan menyebabkan aliran listrik dari syaraf pusat ke selurah organ tubuh berjalan lancar.
    * Pandangan mata lurus kedepan ke satu titik akan melatih otot-otot mata dan agar otot mata keadaannya seirama dengan otot bagian lain dalam latihan pernafasan ini.

PERNAFASAN BERGERAK DAN MANFAATNYA

Pernafasan bergerak adalah pengolahan pernafasan yang dilakukan bersamaan dengan melakukan gerak tertentu/jurus.
Cara Latihan Pernafasan Bergerak

Pernafasan bergerak dikerjakan sebagai berikut:

    * Gerakan tungkai:

Tungkai membentuk posisi kuda-kuda rendah, kedua kaki sejajar, ujung kaki kesamping berlawanan arah. Telapak kaki digesekkan ke bumi dan kedua tumit ditemukan satu sama lain pada setiap gerakan kaki maju sejengkal.

    * Gerakan tangan:

Jurus untuk tingkat Dasar, 10 jurus untuk tingkat Pengendalian 1, 6 jurus untuk tingkat Gabungan Dasar. Untuk tingkat Dasar, pada awal gerakan, nafas ditarik sebanyak mungkin melalui hidung, kemudian ditekan dan ditahan dibawa perut sambil menggesek telapak kaki maju sejengkal yang disebut satu langkah kuda-kuda, seiring seirama denga gerakan tangan. Untuk I kali menekan dan menahan nafas minimal dilakukan 15 langkah, setelah itu nafas dikeluarkan, juga melalui hidung. Kemudian atur nafas dengan tarik dan keluar nafas 2 atau 3 kali, lalu dilanjutkan dengan latihan tagi. Latihan dilakukan selama 90 menit dan ditutup dengan latihan pernafasan duduk akhir selama 10 menit.

Manfaat Latihan Pernafasan Bergerak

Manfaat pernafasan bergerak dapat ditinjau dari 2 sudut:

A . Biolistrik

Dengan posisi kuda-kuda rendah, kedua telapak kaki sejajar, dengan ujung jari kaki kesamping berlawanan arah akan memberikan pengaruh tedadinya interaksi gaya Newton yang semakin besar, sehingga semakin mengaktifkan pusat energi manusia dan interaksi antara medan listrik bumi dengan medan listrik tubuh juga diharapkan akan terjadi semaksimal mungkin.

Gesekan pada telapak kaki saat kuda-kuda maju sejengkal, dimaksudkan untuk polarisasi sehingga tedadi pengaturan muatan positif dan negatif dalam tubuh semakin teratur, seperti pada peristiwa gesekan listrik bahan tidak berinuatan dan yang ben-nuatan menjadi teratur positif dan negatifnya sehingga menghasilkan suatu medan bio-elektromagnetik.

Inspirasi (tarik nafas) memberikan oksigen kepada darah sehingga darah (arteri) bersifat basa. Setelah lama ditahan maka carbon dioksida menumpuk, suasana menjadi asam. Asam dan Basa merupakan katalisator dalam reaksi organik. Pada katalisa asam umum, biasanya efektifitas sebagai katalisator sesuai dengan kekuatan asamnya. Penahanan nafas yang semakin lama menyebabkan suasana darah semakin asam sehingga reaksi-reaksi organik dalam darah semakin dipacu dan meningkat, maka energi akhir yang dihasilkan semakin besar. Dalam keadaan larutan asam, elektron-elektron akan diserap dari lingkungan (asam merupakan akseptor pasangan elektron) sehingga elektron-elektron juga akan banyak dihasilkan dengan latihan pernafasan ini. Dengan gerakan jurus-jurus, energi dan elektron yang dihasilkan diarahkan keseluruh organ, kelenjar dan jaringan tubuh lain sehingga seluruh generator listrik yang terdapat dalam jaringan akan mendapat suplai energi dan elektron (charged) yang memadai.

Timbulnya penyakit tidak lain disebabkan energi listrik yang disuplai kejaringan tubuh kurang memadai, tidak semestinya, akibat adanya ketidakberesan atau kekurangan pada sistem generator listrik jaringan, kelenjar atau organ yang bersangkutan. Dengan memiliki sistem generator listrik yang baik, akan menjamin kerja jaringan, kelenjar atau organ lain dengan baik pula.

B. Fisiologis

Dengan penahanan dan penekanan nafas di bawah perut sambil bergerak menyebabkan keadaan hipoksik (kekurangan oksigen) pada paru, berlanjut ke darah dan berakhir pada seluruh sel jaringan tubuh, terutama pada sel-sel otot yang aktif. Dengan demikian akan melatih dan merangsang seluruh sel tubuh melalui mekanisme hipoksia agar tetap tegar dalam menghadapi kemiskinan akan oksigen, tidak hanya sel-sel ototnya saja. Sel adalah satuan terkecil dari tubuh manusia. Secara biologis, kehidupan manusia tergantung pada kehidupan sel, dan kesehatan manusia juga tergantung pada kesehatan sel-selnya. Dengan tetap dapat bertaban tegar dalam kemiskinan oksigen, maka tentu saja fungsi sel-sel akan menjadi semakin baik dalam keadaan oksigen normal.

Manusia dapat bertahan hidup tanpa makan sampai 10 hari asalkan masih dapat minum, sedangkan puasa yang biasa dilakukan berkisar 14-18 jam. Demikian pula sel-sel tubuh manusia dapat bertahan tanpa oksigen sekitar 5-8 menit. Dalam latihan Satria Nusantara, sel-sel itu dipuasakan dari oksigen selama melakukan jurus yaitu 30-45 detik. Dengan demikian dari sudut Ilmu Faal dapat dikemukakan bahwa manipulasi oksigen yakni membuat sel-sel tubuh kekurangan akan oksegen adalah cara yang sangat fisiologis untuk merangsang sel-sel tubuh meningkatkan dirinya.

Beberapa manfaat langsung dapat diperoleh dari mekanisme ini:

    * Bertambahnya jumlah haemoglobin darah. Hal ini bisa ditemukan pada pemukim di pegunungan, dengan suasana oksigen tipis, jumlah Hb mereka lebih tinggi. Penderita anaemia dapat sembuh dengan mekanisme ini.
    * Penelitian dapat menunjukkan bahwa olah raga biasa meningkatkan IgG, IgM dan netrofil yang merupakan sebagian dari elemen-elemen ketahanan tubuh. Tentu saja diharapkan latihan yang secara fisiologis mampu merangsang seluruh sel-sel tubuh dengan mekanisme hipoksianya akan memberikan hasil yang lebih dalam meningkatkan elemenelemen ketahanan tubuh tersebut. Penderita yang mengidap virus hepatitis B tetapi tidak disertai gejala penyakit dan tanpa kelainan pada tes fungsi hatinya dapat menggunakan mekanisme ini sebagai upaya altematif yang sangat fisiologis untuk merangsang sel-sel tubuhnya agar mengadakan perlawanan dan membentuk zat antinya.
    * Latihan hipoksia Satria Nusantara juga akan menyebabkan orang menjadi lebih tahan terhadap akibat dari serangan penyakit kardio-vaskular khususnya yang bersifat ischamic. Ischamic artinya ialah kekurangan oksigen bagi sel-sel jaringan yang bersangkutan akibat dati kurangnya pasokan darah. Misalnya ischamic stroke (otak) dan ischamic miokard Jantung). Pada orang-orang yang telah berlatih dengan latihan hipoksida tentulah akan mendapat akibat yang lebih ringan karena sel-seinya telah terbiasa dan terlatih terhadap kekurangan oksigen.
    * Melatih sel-sel dengan menghadapkannya pada kemiskinan oksigen tidak mustahil dapat mencegah dan bahkan menyembuhkan penyakit-penyakit keganasan (tumor, kanker), oleh karena sel-sel ganasnya pada umumnya mempunyai tingkat metabolisme yang sangat tinggi sehingga membutuhkan oksigen lebih banyak untuk pertumbuhan ganasnya. Sel-sel demikian lebih peka terhadap kekurangan oksigen sehingga akan lebih dahulu terganggu sampai ke tingkat yang fatal, sementara sel-sel normal belum sampai ke tingkat itu. Sifat rakus sel-sel ganas mengambil lebih banyak zat-zat bagi pertumbuhan ganasnya inilah yang dipergunakan sebagai dasar bagi Kemoterapi keganasan di Kedokteran Barat. Akan tetapi bila cara Kemoterapi ini dibandingkan dengan manipulasi oksigen, jelas bahwa manipulasi oksigen jauh lebih aman dan praktis tanpa resiko, karena memang merupakan cara yang sangat fisiologis sehingga tidak ada resiko overdoses. Bagi mereka yang didiagnosa atau pemah didiagnosa mengidap keganasan, selagi masih mampu bergerak, sangat dianjurkan untuk secepatnya mengikuti olahraga pernafasan tenaga dalam ini, sebagai upaya penyembuhan dan pencegahan altenatif, di samping upaya konvensional melalui jalur Ilmu Kedokteran. Dalam tubuh manusia terdapat berrnacam-macam sel sesuai dengan banyaknya macam jaringan yang menyusun tubuh manusia. Semua sel tubuh manusia mempunyai potensi untuk menjadi ganas. Dengan Kemoterapi keganasan maka harus dipilih jenis obat yang paling baik diserap oleh sel-sel ganas itu. Sedangkan dengan hipoksida, manipulasi oksigen, maka semua sel-sel tubuh manusia memerlukan oksigen, sehingga oleh karenanya manipulasi oksigen merupakan cara yang universal dan aman bagi terapi keganasan. Tentu saja untuk itu diperlukan latihan yang lebih intensif yaitu frekuensi latihan lebih banyak serta waktu latihan yang lebih lama. Pada dasamya pertumbuhan ganas itu barns sebanyak mungkin diganggu.
    * Normalnya fungsi sel-sel tubuh dan ketegaran serta ketahanannya dalam menghadapi berbagai keadaan yang kurang menguntungkan merupakan wujud dari derajat kesehatan dan kemampuan fungsionalnya yang lebih tinggi dari tubuh secara keseluruhan. Dengan demikian maka ditinjau dari sudut Fisiologi, Tenaga Dalam adalah ketegaran, ketangguhan dan vitalitas sel-sel tubuh yang diperoleh melalui latihan hipoksia anaerobik. Latihan dengan mekanisme hipoksia anaerobik membuat sel-sel tubuh memjadi pandai dan efisien menggunakan oksigen, yang berarti meningkatnya kemampuan fungsional dan kesehatan sel, serta merupakan cara yang sangat fisiologis pula dalam merarigsang sel-sel tubuh untuk melakukan penyembuhan bagi dirinya. Pada olah raga kesehatan umumnya adalah latihan untuk membuat sel-sel tubuh mudah dan banyak dapat memperoleh oksigen. Bila kedua latihan tersebut digabungkan, maka manfaatnya bagi kesehatan dan kemampuan fungsional jelas sangat besar. Yang satu pandai mencari oksigen, yang satu lagi pintar dan efisien menggunakan oksigen.

Manfaat Lain Yang Tidak Kalah Menarik

    * Untuk membela diri secara defensif reaktif

Dengan prinsip gesekan-gesekan kuda-kuda dan jurus, biolistrik tubuh dibuat menjadi aktif memancarkan medan bio-elektromagnetik, Energi akhir dan elektron yang dihasilkan diarahkan dengan gerakan jurus untuk disimpan (charged) dalam generator-generator organ tubuh, yang sementara ini masih bersifat acak. Dengan istilah "dibuka" (lebih tepat dengan kata "adjusment") maka terjadi pengaturan generator-generator listrik organ yan semula mempunyai frekuensi/level energi yang tidak sama menjadi satu kesatuan yang kompak (sinkron). Akibatnya akan sangat menguatkan pemancaran getaran medan bio-elektromagnetik tubuh ke luar sekeliling tubuh, yang bekerja sangat aktif dan sensitif terhadap rangsangan gangguan getaran asing (tidak searah) dari luar. Medan bio-elektromagnetik tubuh ini sebenarnya merupakan antibodi getaran manusia. Kerjanya sama dengan antibodi fisik didalam tubuh menghadapi serangan penyakit. Bekerja spontan, otomatis secara reaktif dan defensif tanpa harus diperintahkan lagi, asalkan ada rangsangan getaran asing yang datang dan mengganggu keseimbangan getaran tubuh. Semakin besar serangan getaran yang datang semakin besar pula reaksi balasannya. Salah satu serangan getaran dalam kehidupan sehari-hari adalah niat jahat.

    * Meningkatkan kuat ikat molekul otot dan konsentrasi energi

Dengan latihan gerakan jurus yang teratur, lengkap dan berulang-ulang akan menghasilkan otot-otot semakin liat dan kenyal. Atiran energi teriatih untuk dikosentrasikan pada bagian-bagian tubuh yang dikehendaki, sehingga dengan latihan yang baik tubuh yang dikehendaki, tubuh akan terlatih dan tahan mendapat benturan atau pukulan benda keras tanpa terjadi cedera yang berarti. Bila digunakan untuk memukul, konsentrasi energi pada alat pukul akan cukup baik sehingga bisa menghasilkan pukulan yang keras.

    * Meningkatkan rasa sosial

Kedudukan yang sama seluruh peserta seperti cara latihan, serangan tanpa tanda tingkatan, perhatian dalam latihan, baik pernafasan duduk maupun pernafasan bergerak akan mengurangi rasa egosentris seseorang sehingga rasa kebersamaan. kekeluargaan akan semakin meningkat. Hal ini otomatis akan mengurangi penyebab stress.

Dengan tekanan napas dibawah perut yang dilakukan dimaksudkan untuk menghimpun dan mengkonsentrasikan semua energi hasil latihan agar tersimpan dan tetap terpusat dengan baik di pusat energi tersebut. Setelah menyelesaikan latihan tingkat pradasar, energi hasil latihan sudah dapat dimanfaatkan untuk menolong orang lain terutama untuk mengobatiorang lain yang sakit.Penyakit apapun yang diderita seseorang, baik itu penyakit daridalam dirinya sendiri maupun dari luar, pada prinsipnya disebabkan oleh gangguan atau ketidak-harrnonisan listrik dalam tubuh. Dengan memanfaatkan himpunan energi aktif yang diperoleh selama latihan, dapat digunakan untuk membantu mengobati orang lain yang sakit yaitu dengan cara memancarkan energi tersebut kepada pasien (induksi) sehingga akan mengaktifkan dan menormalkan kembali fungsi listrik tubuh pasien tersebut. Untuk menjadi seorang pamancar (penghusada) yang baik harus dipenuhi syarat tenang/konsentrasi, niat dan nafas.

PENUTUP

Dengan memahami dan menelusuri Sunnatullah untuk diri manusia dan memanfaatkannya, sebenamya merupakan perwujudan rasa syukur kita kepada Allah bahwa kita dijadikan makhluk yang sempurna. Kalau mau kita syukuri nikmat Allah itu, tentu nikmat akan ditambah. Kesehatan bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan tidak ada artinya segalanya. Sumber daya manusia hanya akan berarti bila dilandasi oleh kesehatan yang prima. Satria Nusantara dengan caranya yang khas mencoba memberikan satu sumbangan latihan yang mencakup semua aspek pengolahan; olahraga, olahmental dan olahsosial, dengan harapan Ketenangan dan kebahagiaan hidup seseorang tergantung kepada kesehatan fisik, mental dan sebagainya. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.
Selengkapnya - Pengolahan Pernafasan

Tenaga Dalam

Tenaga dalam adalah suatu konsep yang populer di dalam masyarakat Melayu di Asia Tenggara terutamanya di Indonesia dan Malaysia.

Tenaga dalam dianggap suatu tenaga manusia yang mempunyai kekuatan luarbiasa. Tenaga dalam dibedakan dari tenaga luar manusia (yang biasanya disebut secara ringkas sebagai "tenaga" saja) yang berbentuk tenaga fisik seperti kekuatan otot tangan mengangkat barang.
Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.
Contoh : Seseorang yang takut kepada anjing akan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berlari menghindari kejaran anjing yang berlari cepat. Bila terdesak, orang tersebut dapat melompati tembok setinggi 2 m dengan sekali lompat. Rasa takut yang berlebihan tersebut dapat membangkitkan tenaga dalamnya yang sedang 'tidur'. Secara otomatis tenaga dalam tersebut bangkit dan tersalur pada kedua kakinya yang sedang dipergunakan untuk berlari, tetapi setelah berhasil menyelamatkan diri kekuatan itu reda dan energi itu 'tidur' kembali. Kemudian orang itu baru menyadari bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang luar biasa.
Orang yang sedang tidur berjalan dapat melakukan hal-hal yang luar biasa dan tidak wajar apabila orang itu dalam keadaan sadar. Hal itu bisa dilihat dari gerakan akrobatik ketika orang tersebut tidur berjalan, seperti jalan di atas atap rumah atau mengigau tentang kejadian yang akan datang.

Hawa panas dan hawa dingin

Tenaga dalam membentuk getaran-getaran yang tersalurkan pada urat-urat tubuh dan pembuluh-pembuluh darah apabila disalurkan. Getaran-getaran energi ini berbeda-beda, ada yang panas dan ada yang dingin, tergantung bagaiman cara orang itu berlatih. Energi panas (positif) dan energi dingin (negatif). Ukuran bangkitnya tenaga dalam yaitu dengan terasanya hawa hangat pada perut atau ulu hati. Hawa hangat ini tidak terpencar-pencar dan bisa kita salurkan ke bagian tubuh manapun yang kita mau. Makin lama hawa hangat itu semakin panas dan menyalurkannya semakin gampang.

Tenaga dalam ini apabila disalurkan pada suatu titik tertentu akan membentuk kekuatan yang dapat dipergunakan untuk menghancurkan benda-benda keras, pengobatan dan lain-lain. Energi inilah yang dipergunakan oleh kalangan persilatan di dalam menambah mutu silatnya, juga dapat dipergunakan sebagai senjata yang ampuh.

Tenaga dalam untuk meningkatkan mutu silat
Tenaga dalam biasanya dikaitkan dengan aliran seni bela diri masyarakat Melayu. Dipercayai tenaga dalam ada pada diri semua manusia namun perlu dibangkitkan dengan kaedah-kaedah tertentu antara lain:
  1. Teknik pernafasan.
  2. Meditasi.
  3. Latihan jurus.
Dalam lingkungan masyarakat China, tenaga dalam sangat bergantung pada aliran chi dalam tubuh kita. Aliran chi adalah aliran tenaga adalah tenaga dari alam dan tubuh kita yang menyatu. Ini juga tergantung pada keyakinan Yin-Yang.
Tujuan-tujuan membangkitkan tenaga dalam, di antara lain, adalah seperti berikut:
  1. Untuk kesehatan mental dan fisik.
  2. Untuk bela diri jarak jauh.
  3. Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat apabila tenaga dalam sudah mencapai tingkat tertentu. Jadi bila dengan tenaga fisik biasa kita hanya mampu mengangkat beban 50 kg, dengan dibantu penyaluran tenaga dalam kita dapat mengangkat beban yang lebih berat dari itu.
  4. Untuk mempertajam panca indera. Jadi kelima panca indera mulai dari penglihatan, pendengaran, penciuman, indera peraba dan perasa menjadi lebih peka pada tingkatan tertentu ke atas.
  5. Untuk membangkitkan indera keenam. Indera keenam yang lazim disebut dengan Extra Sensory Perception (ESP) bila sudah bangkit maka firasat kita akan menjadi tajam dan bisa mengetahui adanya bahaya sebelum terjadi. Selain itu juga bisa mengetahui niat jahat seseorang hanya dengan melihat sekilas raut wajah orang tersebut.
  6. Untuk menghancurkan benda-benda keras. Target kesanggupan memecahkan benda keras tersebut tergantung dari tingkatan tenaga dalam yang dikuasainya. Makin tinggi tenaga dalamnya, makin besar daya hancur terhadap sasarannya.
  7. Untuk meringankan tubuh.
  8. Untuk memperkuat memori otak.
  9. Untuk perawatan penyakit terutama penyakit yang tidak dapat dirawat oleh ilmu kedokteran modern.
Sebagian pengamal ilmu tenaga dalam mengatakan bahwa tenaga dalam dapat dijelaskan secara ilmiah. Namun hingga kini, belum ada kajian yang jelas secara ilmiah berkenaan tenaga dalam dan manfaatnya.

Selengkapnya - Tenaga Dalam

JURUS DASAR DAN TEHNIK PRAKTIS TAPAK SUCI

Secara resmi Perguruan Tapak Suci didirikan pada tanggal 10 Rabi’ul Awal 1383 H, yang bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 M.Tapak Suci sebagai suatu Lembaga Seni Beladiri, pada saat ini sudah berkembang pesat menjadi Perguruan Seni Bela Diri yang berwawasan nasional. Hampir disetiap Propinsi Daerah Tingkat I di seluruh wilayah Indonesia telah berdiri Pengurus-pengurus wilayah Tapak Suci. Bergandengan erat dengan pengurus Wilayah Persyarikatan Muhammadiyah. Bersama itu pula berdiri Pengurus Daerah di tiap-tiap Daerah Tingkat II bergandengan dengan pengurus Daerah Muhammadiyah. Hal ini tidak mengherankan sebab Tapak Suci, selain digemari oleh remaja dan taruna, juga sebagai lembaga yang telah menjelma menjadi salah satu Organisasi Otonom (ORTOM) di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Itulah sebabnya maka Tapak Suci sebagai Lembaga Seni Bela Diri, diberikan predikat sebagai LEMBAGA BELADIRI TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH Pada Konferensi Nasional TAPAK SUCI di Malang Jawa Timur nama PERGURUAN TAPAK SUCI diubah menjadi : TAPAK SUCI, LEMBAGA PERGURUAN SENI BELADIRI PUTERA MUHAMMADIYAH. Selanjutnya pada Muktamar IX di Jakarta nama itu diganti menjadi : PERGURUAN SENI BELADIRI TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH. Pada kesempatan ini akan diperkenalkan beberapa jurus dasar dan teknik praktis yang merupakan materi latihan pada tingkat-tingkat tertentu (Graspuzi).

Jurus Dasar
Jurus dasar adalah tatagerak dasar yang berbentuk lontaran, berlintasan,serta bertumpu pada kecepatan, ketepatan, dan kekuatan. Jurus dasar dikelompokkan atas dasar bagian anggota tubuh yang digunakan sebagai alat penyasar. Bentuk-bentuk jurus dasar dibedakan atas dasar penggunaannya adalah sebagai berikut:

1. Alat penyasar = adalah anggota tubuh yang digunakan untuk menyerang atau menangkis.
2. Lintasan = adalah garis yang dilalui oleh alat penyasar, bisa lurus, lingkar, atau gabungan lurus-lingkar.
3. Arah = adalah letak titik sasaran terhadap titik awal lintasan.
4. Pelaksanaan = adalah cara melontarkan alat penyasar.
5. Teknik kegunaan = gerak yang tepat menuju sasaran.

Pada umumnya, jurus dasar di Tapak Suci mengambil dari nama-nama flora dan fauna. Hal ini dimaksudkan agar mudah untuk dihafal.

JURUS MAWAR

Bunga Mawar Mekar
Alat penyasar adalah punggung telapak tangan dengan bentuk tangan tiga jari melengkung, telunjuk lurus, ibu jari melengkung renggang. Lintasan lurus dalam keluar bawah.Teknik kegunaan adalah tangkisan
JURUS MAWAR
Bunga Mawar Layu
Alat penyasar adalah telapak tangan dalam dengan bentuk tangan tiga jari melengkung, telunjuk lurus, ibu jari melengkung renggang. Lintasan lurus dalam ke dalam bawah.Teknik kegunaan adalah tangkisan.
JURUS KATAK
Katak Melempar Tubuh
Alat penyasar adalah pangkal jari tengah dan telunjuk pada permukaan tangan mengepal. Lintasan lurus ke tengah.Teknik kegunaan adalah serangan (pukulan).
JURUS NAGA
Naga Terbang

Alat penyasar adalah sisi telapak tangan luar bagian dalam, empat jari terbuka rapat, ibu jari ditekuk. Lintasan keluar datar.Teknik kegunaan adalah serangan (pukulan).
JURUS LMBU
Tandukan Lembu Jantan
Alat penyasar adalah seluruh permukaan siku. Lintasan lingkar ke dalam datar. Kegunaan adalah serangan (sikutan).
JURUS HARIMAU
Harimau Membuka Jalan
Alat penyasar adalah tumit kaki bagian dalam, kelima jari menekuk ke atas. Lintasan lingkaran ke dalam lurus.Teknik kegunaan adalah serangan (tendangan).
JURUS IKAN TERBANG
Ikan Terbang Menjulang ke Angkasa
Alat penyasar adalah ujung telapak kaki, kelima jari membentuk sudut ke atas. Lintasan lurus ke depan tengah.Teknik kegunaan adalah serangan (tendangan).

JURUS IKAN TERBANG
Ikan Terbang Menggoyang Sirip
Alat penyasar adalah punggung kaki pada kelima jari kaki rapat melengkung ke dalam. Lintasan lingkar ke dalam datar. Teknik kegunaan adalah serangan (tendangan).
JURUS MAWAR
Tangkai Mawar Tertiup Angin
Adalah salah satu jenis hindaran untuk melepaskan diri tanpa memindah lintasan serangan.
Hindaran setengah badan dengan meliukkan pinggang keluar . Hindaran setengah badan dengan meliukkan pinggang ke dalam.
TEKNIK PRAKTIS
Teknik praktis adalah satu cara untuk mendapatkan rangkuman yang serasi dan benar dari tatagerak kaki dan lontaran jurus dasar, bertumpu pada kecepatan, ketepatan, dan kekuatan. Dalam setiap tingkat diberikan beberapa bentuk praktek dari materi yang telah dikuasai dalam bentuk teknik praktis berpasangan. Pada kesempatan ini ditampilkan teknik praktis yang merupakan materi dasar pendidikan ragawi Tapak Suci tingkat dua, yaitu cara pembelaan serangan untuk menjatuhkan.
TEHNIK PRAKTIS

TEHNIK PRAKTIS
Lawan bersiap melakukan tendangan menggunakan jurus Ikan Terbang Menjulang ke Angkasa
TEHNIK PRAKIS
TEHNIK PRAKTIS
Anda memutar badan ke kanan sambil menangkap kaki lawan menggunakan jurus Bunga Mawar Menyongsong Matahari. Tangan kiri anda menekan leher lawan ke sebelah kiri luar, sementara tangan kanan masih memegang kaki lawan.
TENIK PRAKTIS
Anda memutar badan ke arah kiri menggunakan jurus Terkaman Harimau Lapar.
TEHNIK PRAKTIS
Lawan pun terjatuh dan terkunci.

Selengkapnya - JURUS DASAR DAN TEHNIK PRAKTIS TAPAK SUCI

Jurus mabuk

Salah satu jurus film kung fu yang sering di ekplorasi oleh para sineas film Hongkong adalah “jurus mabuk”.

Tercatat dari jaman film film produksi Shaw brother , yang teranyar sering dilakoni oleh jacky chan maupun jet le, banyak menceritakan kehebatan jurus mabuk.
Kunci kehebatan jurus mabuk adalah keseimbangan seluruh angota tubuh dan kuda kuda kaki yang kuat.

Namanya mabuk berarti kesadaran kita serta logika kita “agak hilang”

Bergerak tanpa di duga ,menangkis tanpa perlu berpikir , tak berjurus namun mematikan.
Menyatu dalam serangn lawan , serang lawan pada titik lemahnya, jangan biarkan lawan mengeluarkan kekuatannya.
Inti dari jurus mabuk dan kekuatan utamanya adalah ,serangan serta tangkisan tak bisa diduga arahnya bahkan oleh si pemain jurus mabuk itu sendiri , jurus ini hanya mengalir seperti air mengikuti situasi dan kondisi serangan lawan.
Kelemahan jurus ini adalah stamina cepat terkuras karena gerakannya yang cepat serta lincah , Namun biasanya jurus ini tak butuh waktu yang lama untuk menetralkan serangn lawan.
Selengkapnya - Jurus mabuk

FULL CONTACT MENYIMPANG DARI PRINSIP ?

Koichi Tohei ,seorang Pewaris Aikido (murid Utama Master Morihei Uyeshiba) berkata:``Dalam suatu olah raga,dimana tujuan dari latihan adalah untuk mencapai kemenangan dalam pertandingan,terdapat peraturan dan ketentuan yang harus ditaati dan diperhatikan;umpama,masing masing harus memegang tepi baju lawan atau sabuknya,tidak diperbolehkan memukul dibawah sabuk,tidak boleh menendang,menggigit atau menusuk mata dan lain lain.


Tanpa adanya peraturan peraturan itu,pasti olah raga sangat berbahaya.Hal ini baik bagi olah raga,tapi apabila kamu berharap mempraktekkan apa yang diperoleh dalam latihan seperti itu untuk menghadapi perkelahian sungguh sungguh,tidak akan menguntungkan.


Seni beladiri haruslah sesuatu yang bisa diandalkan dalam perkelahian sesungguhnya.Kamu tidak perlu mempergunakan seni beladiri terhadap seseorang yang menyerangmu secara gurau,tetapi apabila lawanmu sedang bersungguh sungguh dan bertujuan untuk mencelakakan dirimu,kamu tidak bisa berkata `salah` terhadap segala sesuatu yang ia lakukan.
Kamu tidak boleh berdalih `` saya berlatih dengan memegang tepi baju lawan,jadi kamu juga harus demikian,jangan menendang saya sungguh sungguh,karena itu adalah pengecut dan melanggar ketentuan ``atau``saya belajar berkelahi hanya dengan memukul,jadi jangan mencekik leher aya``.


Bukan soal bagaimana dia menyerangmu,kamu harus berusaha untuk melawan serangannya dan mengatasinya.Apabila kamu berlatih tergantung pada suatu peraturan,akan menjadi kebiasaan didalam perkelahian sesungguhnya,kamu akan berkelahi dan mempertahankan diri terikat pada kebiasaan itu.


Suatu contoh yang dialami Master suatu seni beladiri yang memegang lawannya pada pakaiannya untuk melemparkannya,dia sendiri tertikam sebagai akibatnya,tanpa mengetahui lawan memegang apa pada tangannya adalah tolol untuk memegang lawan dari depan.Dia tidak usah terkejut apabila tertikam.


Kebiasaan pada latihan sehari hari tentu saja tiba tiba keluar secara refleks,karenanya,harus ada perbedaan yang tegas antara olah raga dan seni beladiri.Adalah sukar untuk mempersatukan seni beladiri dan olah raga secara bersama sama``.*





Kata kata ini keluar dari seorang Master Aikido yang diciptakan oleh Prof.Morihei Uyeshiba yang layak disegani karena keluarbiasaannya,dimana sebelum Perang Dunia II hanya bisa diikuti golongan atas saja serta dipejari oleh orang orang tertentu yang dapat dipastikan tidak akan menyalah gunakannya sesuai prinsip prinsip Aikido.


Seni ini terkenal dengan tehnik tehnik lembut,kecerobohan tenaga lawan dipakai untuk mengalahkan lawan tersebut,effisien sekali.


Hanya ketekunan dan keyakinan yang luar biasa sempat menjadikan seseorang akhli dalam seni ini.
Walaupun Aikido lebih halus dari Judo,oleh expertnya masih ditekankan perlunya tenaga (power) dan cara latihan yang sesuai dengan kenyataan.Demikian juga tidak bisa disangkal,untuk menjadi Judoka yang baik tenaga adalah mutlak dan praktek dalam latihan sesuai kenyataan tidak bisa dihindari.



Orang harus mengalami dibanting,dilempar,dilipat juga melipat lawan,membanting,melempar lawan kadang kadang terjadi cedera,patah tulang,terkilir dan salah otot,semuanya dianggap wajar untuk mencapai kenyataan dalam keadaan sesungguhnya.
Kendo,seni bermain pedang,walaupun sebagai alat latihan digunakan kayu atau kumpulan belahan bambu khusus yang cukup keras,nyatanya siswa perguruan ini banyak yang mengalami babak belur karena disodok,disambit dan dipukulkan kearah tubuhnya.


Ini semua dimaksud agar ketrampilan yang diperoleh sesuai keadaan sebenarnya dan badan serta mental menjadi tabah,sakit dan penderitaan sudah dianggap suatu keharusan untuk membina ketahanan phisik yang tinggi.
Di Jepang,anak pulang dalam keadaan babak belur karena latihan di dojo,tidak menyebabkan orang tuanya marah dan melarang anaknya berlatih lagi,justru dianjurkan untuk berlatih keras agar lain kali bisa terhindar dari keadaan yang demikian,penderitaan phisik dalam latihan sering merupakan kebanggaan untuk mendorongnya lebih maju.Contoh contoh tersebut dan banyak contoh lain mengajak kita untuk lebih mendekati kenyataan,mengapa harus makin menjauhi. (*Sedangkan di Tanah Air,anak pulang dari latihan di dojo,mengeluh apalagi menangis dihadapan orang tuanya,khususnya ibu karena beratnya latihan,maka prosentasi terbanyak akan menganjurkan anaknya untuk berhenti berlatih.Untung kalau tidak sampai marah marah atau menghujat si Pembinanya !!.Perbedaan budaya yang cukup besar.Di Jepang anak diajar untuk mandiri,percaya diri,harga diri diutamakan sedangkan di Tanah Air terbanyak ialah;memanjakan,mengabaikan pembentukan mental dan karakter,apalagi kalau banyak uang….kalau dewasa….tahu sendiri akibatnya*).Juga dalam karate ``full contact``, seorang dibina dalam masa yang lama dan berat,dihadapkan pada kenyataan yang bisa timbul dalam keadaan terpaksa untuk membela diri,baik dalam menghalau,mengalahkan lawan maupun kemungkinan apa yang bisa dialami dalam menghadapi penyerangan.


Pertandingan adalah sekedar intermezzo untuk mendekatkan karate pada masyarakat penggemarnya,tapi bukan tujuan utama,yang utama adalah pembinaan mental phisiknya dan ketahanannya dalam membeladiri dengan seni beladiri karate ini.





Dari Silat Tiongkok


Sebagai induknya Karate - Judo - Aikido,khussusnya yang berkembang di Benua Asia adalah bersumber dari Silat Tiongkok beberapa abad yang lalu,pada saat itupun, latihan dilakukan dalam keadaan sungguh sungguh dan cukup berat,kontak phisik adalah hal sehari hari dalam latihan untuk mencapai hasil yang tinggi sebagai alat beladiri yang utama pada masa itu.
Dalam pertumbuhan sejarah,silat ini tersebar hampir keseluruh pelosok Asia antara aliran lemah (halus) dan kuat (keras) ,antara penguasaan tangan dan ketrampilan kaki dan mengalami asimilasi dengan seni beladiri yang ada di tempat ia datang.
Karate tumbuh di Jepang sejak tahun 1923 dimana mulai diperkenalkan oleh Master Gichin Funakoshi,disebut sebagai seni modern,karena telah mengalami revisi dibeberapa bagian dari keadaan yang murni dari seni beladiri,juga perbaikan metode dan peraturan peraturannya.




Salah satu yaitu ;dari kontak langsung yang menjadi ciri induknya menjadi non kontak dengan pengertian,karate modern sebagai olah raga yang bisa dipertandingkan.


Kalau kita teliti sedalam dalamnya,falsafah karate modern non kontak dimana pukulan- tendangan langsung menjadi salah satu larangan yang utama,baik dalam latihan maupun pertandingan,merupakan - alat manusia - yang menyebut dirinya modern,untuk menjaga SUPREMASI GURU,senior terhadap muridnya - junior.Sehingga murid bagaimanapun juga tidak bisa nyata nyata melebihi gurunya dan para seniornya,karena mereka selalu terlindung dengan ketentuan dan peraturan non kontak bahkan kalau sampai terjadi si junior menjatuhkan si senior baik dengan pukulan maupun tendangan,akan memperoleh hukuman karena dianggap melanggar jiwa karate do yang sudah mengalami revisi tadi.




Akibatnya,semacam kerajaan,pewaris kedudukan adalah secara otomatis tanpa menghiraukan kecakapan dan kemampuan,menjadi pimpinan yang berlindung dibelakang peraturan demi keselamatan yang diatas.



Perpecahan sering terjadi karena murid merasa lebih mampu dari guru karena murid tidak pernah mengalami kemampuan guru secara nyata..





Pelampiasan nafsu?





Sistim kontak langsung bukan berarti pelampiasan nafsu yang tak terkontrol,justru pada sistim ini pengekangan nafsu adalah mutlak karena adanya kesempatan full contact (baik tendangan - pukulan boleh dilemparkan semaksimal mungkin) masih diikuti larangan larangan,dimana seseorang dianjurkan bertanding keras tetapi tidak kasar (menyalahi pengertian olah raga) dan justru terbukti pada sistim Full Contact,pelanggaran fatal lebih sedikit dari Non Contact.


Kontrol emosi jangan diartikan dalam bentuk lahirnya saja,apalagi hanya dikaitkan dalam pertandingan,control seorang karateka adalah control dalam arti yang luas,control sikap,control jiwa dalam mengekang emosi yang angkara murka.
Judo,Kick Boxing dan Tinju adalah contoh pertandingan keras dan contact, apakah ini berarti semuanya itu pelampiasan nafsu dan bertujuan menyakiti lawan atau mengalahkan lawan?


Yang menciptakan jiwa karate do modern adalah manusia permulaan abad XX,tetapi bukan jiwa karate do sebagai seni beladiri asli yang lahir dari induknya yang satu tadi.


Tanggung jawab karateka full contact tidak dibawah karateka non contact dan nilai kepribadiannyapun tidak serendah yang mengatakan:``Karate full contact tidak sesuai prinsip beladiri karate``.


Alasan yang dicari cari untuk mendiskreditkan arti karate full contact sering tidak sejalan dengan logika dan kenyataan.
Mengapa karate harus lari dari kenyataan,sedangkan olah raga keras lain tetap hidup dengan baik,seperti balap mobil,terjun payung dan motocross yang tidak kalah besar bahayanya.


Pengertian bahwa karate full contact berbahaya,adalah dalih yang dilebih lebihkan,prakteknya,para karateka full contact bisa mengatasinya,karena pertama,persiapan yang lama dan matang sesuai kegunaannya,kedua,masing masing seimbang dan merupakan - moving target bagi yang lain sehingga baik pukulan - tendangan yang maksimalpun sukar untuk mengenai titik sasaran secara tepat karena pergesaran arah dan sudut,tidak seperti memukul - menendang benda mati,ketiga,karena masing masing sudah dibekali tehnik dan ketrampilan untuk menetralisir kedahsyatan serangan lawan.



Kalau sekali kali terjadi kecelakaan,cedara dan hal hal yang fatal,maka bisa dianggap sebagai risiko dalam segala gerak langkah kehidupan.,khususnya dalam satu pertandingan,dimana segi ketrampilan phisik diutamakan.


``Hidup tidak mungkin tanpa risiko tetapi risiko yang sudah diperkecil kemungkinannya``.


Memang harus diakui,sistim full contact tidak bisa digunakan untuk memasalkan karate,karena beratnya latihan dan khususnya dalam jiyu kumitenya (perkelahian bebas).


Hanya mereka yang tahan uji,tekun dan sanggup menderita demi mencapai hasil gemblengan mental phisik yang membutuhkan pengorbananlah,bisa bertahan.Ini memang tidak banyak.

Selengkapnya - FULL CONTACT MENYIMPANG DARI PRINSIP ?

Sejarah Mas Oyama & Kyokushin hingga Kala Hitam

Kyokushin adalah sebuah aliran karate yang didirikan oleh Masutatsu Oyama. Aliran ini menekankan latihan fisik dan full-contact kumite, yakni latih-tanding / "sparring" tanpa pelindung. Kyokushin memiliki arti kebenaran tertinggi, yang diyakini oleh Mas Oyama sebagaimana karate itu seharusnya diajarkan dan dipelajari.

Masutatsu Oyama lahir sebagai seorang Korea yang bernama Choi Hyung Yee. Sewaktu kecil di Korea, beliau mempelajari seni bela diri Korea yang bernama Chabee. Chabee mendapat pengaruh dari seni bela diri Tiongkok "Seni 18 Telapak Tangan" yang dikembangkan lebih lanjut oleh orang Korea menjadi Chabee. Sejak kecil, Choi Hyung Yee bukanlah seorang anak yang diam saja dan bersabar kalau diganggu. Beliau sering terlibat dalam perkelahian, apalagi kalau beliau atau teman-temannya diganggu. Kepribadian yang agresif inilah yang beliau wariskan ke Kyokushin menjadi sebuah aliran yang menekankan offense, dan pentingnya menjatuhkan lawan secepat mungkin.

Pada waktu Perang Dunia ke 2, Choi Hyung Yee pindah ke Jepang dan mendaftarkan diri sebagai mekanik pesawat tempur. Di Jepang, beliau tinggal bersama keluarga perantuan dari Korea dan mengadopsi nama keluarga mereka, Oyama. Pada saat itu banyak orang perantauan yang mengadopsi nama Jepang agar mudah berbaur dan diterima masyarakat Jepang. Setelah perang usai pada tahun 1945, beliau mempelajari karate Shotokan dari guru besar Gichin Funakoshi. Pada saat yang bersamaan, beliau bertemu dengan sesama perantauan dari Korea bernama So Nei Chu. So Nei Chu mewarisi Goju-Ryu dari Gogen Yamaguchi, dan Mas Oyama mempelajari Goju-Ryu dari So Nei Chu.

Sewaktu di Jepang, kepribadian yang agresif dan tidak mau kalah masih melekat kuat pada diri Oyama muda. Di Tokyo, beliau sering terlibat perkelahian dengan para gangster Jepang maupun tentara Amerika yang bertugas di Jepang. Beliau pernah secara tidak sengaja membunuh seorang gangster Jepang yang terkenal ahli menggunakan pisau (Akhirnya beliau dibebaskan dari tahanan dengan alasan membela diri). Oyama juga dijuluki "Superman dari Timur" oleh masyarakat setempat karena sering membela orang-orang lokal dari tentara Amerika yang berbuat onar. Setelah beberapa saat, Tokyo menjadi tidak aman lagi bagi Mas Oyama, karena beliau dicari oleh banyak pihak yang ingin membalas perbuatannya. Atas saran So Nei Chu, Mas Oyama akhirnya mengasingkan diri ke sebuah gunung untuk merenungkan tujuan hidupnya.

Selama dalam pengasingan, beliau hidup sebagai layaknya seorang Yamabushi (Prajurit Biksu). Menghadapi kerasnya tempaan alam, beliau banyak mendapat inspirasi dari kisah hidup Miyamoto Musashi, seorang ahli pedang tersohor di Jepang. Setiap hari beliau berlatih mendalami ilmu bela diri serta bermeditasi untuk merenungkan hidupnya. Setelah beberapa saat, beliau merasa latihan di gunung sudah cukup dan memutuskan untuk turun ke kota.

Mas Oyama mengikuti kejuaraan karate dan menjadi juara. Akan tetapi, beliau masih merasa kecewa dengan kemampuan yang dimilikinya. Merasa masih belum mampu menerapkan apa yang telah dipelajarinya pada pertarungan yang sesungguhnya, Mas Oyama mencukur habis rambutnya dan sekali lagi naik ke gunung untuk berlatih.

Setelah lebih dari setahun di gunung, Mas Oyama akhirnya turun untuk menguji hasil dari latihannya. Di sebuah desa, ada seekor banteng yang akan dijagal. Beliau meminta ijin untuk menjatuhkan banteng tersebut dengan tangan kosongnya. Akan tetapi, beliau gagal pada usaha pertamanya. Setelah dipukul, banteng tersebut marah dan mengobrak-abrik kerumunan orang-orang di sekitarnya. Mas Oyama tidak menyerah. Beliau berhari-hari mempelajari banteng-banteng tersebut. Setelah itu, beliau mencobanya lagi. Banteng tersebut jatuh dengan sekali pukul ke arah kepalanya. Berita tentang seorang karateka menjatuhan banteng dengan kepalan tangannya menyebar dengan cepat. Selain itu, beliau juga mengadakan perjalanan keliling Asia Tenggara mengadakan demo dan menantang banyak aliran di dalam maupun luar Jepang. Hal ini menimbulkan banyak sensasi dan mempopulerkan Karate di dunia internasional.

Dengan modal ketenaran inilah, Mas Oyama lalu mendirikan sebuah dojo karate di Tokyo. Karate di dojo ini menekankan pentingnya latihan full-contact kumite (latih-tanding tanpa pelindung). Menurut beliau, full contact kumite merupakan hal yang penting untuk mengasah semangat dan ketrampilan berkelahi. Hal ini sempat menimbulkan ketegangan dengan tetua-tetua dari aliran karate lain yang berpendapat bahwa praktek aplikasi karate secara langsung itu berbahaya dan tidak perlu.

Puncak ketegangan ini muncul pada tahun 1960an. Pada waktu itu, petinju Muay Thai menyatakan bahwa Thai Boxing adalah seni bela diri yang terkuat, dan ia telah mengalahkan banyak wakil aliran bela diri, termasuk karate Jepang (Pada waktu itu, karate sedang populer di dunia internasional, dan petinju Muay Thai ini ingin memanfaatkan kesempatan untuk mencari nama). Petinju Muay Thai tersebut meminta wakil resmi dari Jepang untuk menjawab tantangannya. Sikap resmi dari aliran-aliran Karate di Jepang adalah untuk tidak melayani tantangan tersebut, karena tujuan dari Karate adalah untuk membina mental dan salah satu dari perwujudan penempaan mental tersebut adalah untuk menghindarkan dari perkelahian yang tidak perlu. Akan tetapi, Mas Oyama berpendapat bahwa Karate memang bukan untuk mencari masalah. Tetapi apabila masalah itu datang dengan sendirinya, lari dari masalah adalah tindakan pengecut. Beliau mengirim 3 murid terbaiknya ke Thailand untuk bertanding dengan aturan Muay Thai. 2 dari 3 muridnya tersebut menang dan mereka kembali ke Jepang dielu-elukan sebagai pahlawan yang mengangkat harga diri Jepang. Hal ini menambah ketegangan antara aliran Oyama ini dengan aliran-aliran Karate yang lain, sehingga banyak aliran lain yang menjuluki aliran Oyama sebagai "bukan Karate" dan "ilmunya para berandalan".

Mas Oyama tidak ambil pusing atas tanggapan tersebut. Beliau secara resmi mendirikan Kyokushin yang berarti kebenaran tertinggi yang beliau yakini sebagaimana Karate seharusnya diajarkan dan dipelajari. Beliau mengadakan turnamen-turnamennya sendiri merespon dilarangnya Kyokushin mengikuti pertandingan-pertandingan Karate. Meski di-'anak-tiri'-kan, Kyokushin berkembang pesat di dalam maupun di luar Jepang, terutama karena beberapa generasi pertama Kyokushin banyak menantang berbagai aliran bela diri di Asia maupun di negara-negara Barat.

itu adalah sebuah kisah tentang perjalanan lahirnya karate kyokushin yang pada akhirnya telah merambah ke Indonesia dan Jogjakarta pada khususnya..sebagai salah satu contoh yang telah berhasil mengembangkan karate kyokushin adalah KALA HITAM KYOKUSHINKAI-KAN yang berpusat di dojo UJB (Universitas Janabadra).
Selengkapnya - Sejarah Mas Oyama & Kyokushin hingga Kala Hitam

Guna latihan senjata dalam samurai

Apa gunanya latihan senjata kuno di zaman sekarang?
Ini adalah sebuah pertanyaan yang sering di tanyakan oleh kebanyakan seniman beladiri. Penggunaan sebuah senjata memiliki percabangan moral dan legal yang membuat latihan senjata kuno kurang menarik, namun disisi lain masih memiliki daya tarik tersendiri.
Banyak seniman beladiri yang berlatih atau mempelajari senjata hanya murni sebagai olah raga (sport) sebagaimana yang mereka lakukan terhadap bentuk-bentuk beladiri lainnya. Kata (jurus) beladiri senjata, seperti kata beladiri tangan kosong di buat atau di modifikasi agar memberikan daya tarik untuk olah raga (sport) daripada untuk aplikasi praktis atau aplikasi tradisional. Hal ini lebih di dasarkan atas daya tarik estetik atau perasaan yang menimbulkan rasa “wah” dari kebanyakan senjata sebagaimana yang di gambarkan di film-film dan televisi.
guna_senjata.jpgSeniman beladiri lainnya membenarkan latihan senjata dengan menyamakan antara senjata tertentu dengan benda-benda umum yang dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya. Sebagai contoh, menggunakan sapu atau sebatang kayu sebagai gantinya bo atau jo. Hal ini menjadi alasan yang bisa di terima untuk latihan kata (jurus) senjata, tetapi jika memang sebuah sapu atau benda lainnya yang akan di gunakan sebagai senjata, adalah lebih baik jika latihan saja dengan sapu atau benda lainnya.
Apabila kita latihan senjata untuk kepentingan daya tarik estetik dalam sport atau mencari alat pengganti yang praktis untuk senjata aslinya agar peralatan-peralatan modern dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya, maka kita kehilangan pesan tersembunyi di dalam teknik yang paling mendasar dari latihan senjata. Untuk memahami lebih baik dari pemikiran di balik latihan senjata, kita perlu belajar tidak hanya hal-hal yang spesifik dari senjata tersebut, tetapi keseluruhannya.
Sebuah senjata hanyalah sebuah alat. Di dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menggunakan alat untuk meningkatkan fungsi-fungsi manual tertentu. Tulisan artikel ini contohnya. Artikel ini bisa di tulis dengan tulisan tangan, tetapi kualitas, kecepatan dan keakuratan tulisan bisa sangat di tingkatkan dengan penggunaan word processor. Alat-alat yang kita gunakan bisa sangat rumit atau sangat sederhana. Sebuah pengungkit untuk memindahkan batu yang besar adalah alat yang sederhana yang hanya membutuhkan pengetahuan yang sedikit untuk menggunakannya, sedangkan computer adalah alat yang rumit yang membutuhkan pengetahuan yang banyak untuk menggunakannya. Alat-alat bisa meningkatkan efisiensi dan kepraktisan tugas-tugas manual. Tanpa alat-alat pekerjaan kita akan lebih sulit.
Untuk menggunakan alat apa saja, bahkan yang paling sederhana, membutuhkan pengetahuan dasar tertentu yang akan menjadi aksi refleks alam sadar. Menggunakan word processor contohnya, tugas mengetik masuk ke pikiran. Anggap saja kita bisa membaca dan menulis, kata-kata yang muncul di layar monitor dan akhirnya di atas kertas di transfer dari otak ke ujung jari-jari sebagaimana yang di pikirkan. Ini adalah aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, di saat mengetik, jari-jari dapat mencari tombol-tombol yang benar untuk membentuk kata-kata tanpa harus memikirkan letaknya setiap masing-masing tombol, tetapi aksi ini harus di pelajari. Aksi-aksi refleks yang umum seperti berkedip atau bernafas tidak perlu di pelajari, tetapi aksi-aksi refleks alami perlu di pelajari.

Senjata karate pun tidak terkecuali, mereka adalah alat-alat yang sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan power, menambah jangkauan dan menyediakan proteksi diri. Senjata tersebut juga menambah dimensi lain dalam latihan. Usaha fisik yang lebih di perlukan dalam memegang senjata, dengan demikian akan meningkatkan kekuatan dan stamina. Karena daya ungkit dan momentum dari ayunan, latihan senjata dapat di anggap sebagai bentuk latihan beban dan gerak badan. Dengan peningkatan dalam kesadaran masyarakat umum akan kesehatan, segala upaya untuk meningkatkan kesehatan akan selalu di sambut dengan baik.
Angkat beban adalah sebuah cara untuk meningkatkan kekuatan dan kegunaan dari tubuh kita sendiri. Beban dapat meningkatkan otot dan kekuatan tetapi hanya bisa sedikit meningkatkan refleks-refleks alami. Bebannya (barbell) di angkat diatas kepala atau di atas dada dalam garis lurus dan meningkatkan otot hanya di satu area saja. Latihan senjata sebagai bentuk latihan beban meningkatkan kekuatan dalam gerakan dan aplikasi, tetapi tidak menambah otot dan kekuatan yang dapat diperoleh dari mengangkat beban “mati”. Latihan senjata menambah dimensi lain dalam gerakan yang di ciptakan saat menggunakan senjata, melatih otot-otot bersamaan dengan melakukan serangan. Hal ini dapat meningkatkan kekuatan di dalam gerakan itu sendiri.
Untuk memahami secara keseluruhan dari latihan senjata, adalah penting untuk juga memahami tujuan kata (jurus). Sebagaimana di jelaskan, kata adalah suatu rangkaian teknik dan langkah kaki di dalam satu set urutan dan pola. Kata juga adalah merupakan suatu cara untuk meningkatkan aksi-aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, kata melatih tubuh, lengan, kaki dan pikiran untuk bereaksi terhadap situasi tanpa harus “berpikir” terlebih dulu terhadap setiap gerakan. Kata meningkatkan aksi-aksi refleks.
Kembali ke contoh mengetik, mereka yang tidak pernah mengetik dan kita yang ingat pengalaman pertama kita tahu bahwa betapa menghabiskan waktu dan sulit untuk mengetik sebuah dokumen yang besar, dengan harus mencari setiap tombol huruf untuk di ketik. Apalagi yang mengetik dengan menggunakan 10 jari. Tetapi saat skill meningkat, sangatlah mungkin sekali untuk mengetahui kesalahan yang di buat bahkan tanpa melihat pada tombol atau kertas. Aksi-aksi refleks dapat di pelajari dan kata (jurus) adalah cara yang di gunakan untuk mempelajari aksi-aksi refleks beladiri.
Mempelajari gerakan senjata dan langkah kaki (footwork) jurus (kata) beladiri senjata dan membandingkannya dengan teknik-teknik beladiri tangan kosong adalah merupakan nilai yang sesungguhnya dari latihan senjata. Sebagaimana di jelaskan di awal bahwa semua kata (jurus) meningkatkan aksi-aksi refleks. Gerakan-gerakan alami kata tangan kosong adalah pararel dengan kata senjata dan perpanjangan gerakan-gerakan dan teknik-teknik bawah sadar di tanamkan ke dalam otak untuk penggunaan di masa depan. Fokus ini tidak hanya menguatkan teknik-teknik senjata tetapi juga menguatkan banyak teknik-teknik tangan kosong yang paralel dengan teknik senjata.
Mereka yang familiar dengan katana mengetahui nilai-nilai latihan pedang. Otot-otot di bagian lengan bawah dan lengan bagian belakang meningkat, bersamaan dengan di ayunkannya katana ke arah bawah. Gerakan atau posisi yang hampir tidak kentara dalam memegang katana saat mengayunkannya meningkatkan kekuatan pada jari-jari telunjuk dan lengan untuk serangan tangan kosong.
Satu alasan terakhir untuk latihan senjata adalah untuk melestarikan nilai-nilai artistik dari cara bertempur kuno. Kita selalu berusaha untuk melestarikan masa lalu dengan meletakkan relik-relik di museum atau melalui koleksi-koleksi benda-benda seni. Usaha yang di keluarkan dalam penggunaan senjata-senjata kuno ini sebagai benda-benda perang juga jangan sampai di lupakan.
Senjata mungkin kurang menarik pada zaman sekarang ini karena kurang praktis dalam penggunaan sehari-hari sebagaimana digunakannya di zaman dulu, tetapi peningkatan teknik-teknik tangan kosong, refleks-refleks dan peningkatan fisik yang di dapat dari latihan senjata adalah lebih dari cukup sebagai alasan untuk latihan senjata. Dengan latihan ini, datanglah perasaan percaya diri, kesehatan dan satu langkah lebih maju dalam penguasaan diri sendiri.
Catatan:

Saat Sekiguchi Sensei di tanya kenapa kita perlu latihan style ilmu pedang samurai kuno sedangkan kita hidup di zaman modern ini, beliau menjelaskan bahwa Yamauchi-ha MJER Iaijutsu di dasari atas respect, beauty dan personal spirit. Melalui latihan yang ketat anda akan belajar respect terhadap kedisiplinan, pedang anda dan orang lain. Anda bisa melihat keindahan (beauty) di dalam bentuk Iaijutsu dan katana. Personal spirit anda akan tumbuh bersamaan dengan saat anda menjumpai kebebasan dan ruang untuk ide-ide anda sendiri didalam aturan-aturan yang mengatur penggunaan pedang. Respect, beauty dan personal spirit harus menjadi sebuah kunci bagian kehidupan seseorang yang hidup di era manapun.
Sekiguchi Sensei menjabat sebagai Presiden dari International Association of Iaido dan Presiden dari Japanese Association of Classical Martial Art Iaido. Di tahun 1995 beliau mendapatkan penghargaan oleh Nihon Budokan, organisasi beladiri terkemuka di Jepang, yang berlokasi di bekas bangunan Castle Edo di Tokyo, karena jasa beliau yang sangat luar biasa dalam melestarikan traditional martial arts.

Selengkapnya - Guna latihan senjata dalam samurai

Muay Thai Thai Boxing ( มวยไทย )


Muay Thai adalah seni bela diri tangan kosong kuno yang berasal dari Thailand. Seorang petarung Muay Thai melakukan serangan ke kepala, badan, dan kaki lawannya dengan menggunakan kepalan, sikut, lutut dan tulang kering. Pada dasarnya Muaythai mempunyai bentuk pukulan yang hampir sama dengan jenis pukulan tinju ala barat. Muay Thai pada masa sekarang juga popular dengan nama lain “ Thai Boxing “.

Sejarah

Thai Boxing sendiri memiliki sejarah yang panjang di Thailand, militer Thailand menggunakan bentuk modifikasi dari Thai Boxing yang disebut Lerdrit. Thai Boxing tradisional, seperti yang diajarkan sekarang, sedikit berbeda dari aslinya, menggunakan tendangan dan tinju dalam sebuah arena dan menggunakan sarung tinju seperti yang digunakan pada tinju di negara barat. Thai Boxing mengacu pada sebutan “seni delapan lengan” Thai Boxing dianggap sebagai pengembangan dari ilmu bela diri tradisional yang berasal dari Asia Tenggara. Muaythai adalah jenis beladiri yang pertama kali dipopulerkan di luar asia tenggara dari berbagai jenis bela diri tradisional yang terdapat di asia tenggara

Peneliti beladiri menyebutkan bahwa Muay Thai merupakan bagian dari keterampilan beladiri yang berasal dari Thailand yang bernama Krabi Krabong ( Beladiri militer yang menggunakan senjata ). Ketika tidak dipersenjatai para praktisi Krabi Krabong beralih ke tehik bertarung yang menggunakan kaki dan tehnik bantingan. Berkembang seiring dengan waktu maka terciptalah muay boran (aliran muay thai kuno). muay boran dibagi menjadi Muay ThaSao (Utara), Muay Thai Korat (Timur atau timur laut), Muay Thai Lobburee (daerah tengah) and Muay Thai Chaiya (Selatan).


Ada pepatah tentang Muay Thai Boran yang berbunyi "Tinju Korat, Kecerdasan Lobburee, Sikap Chaiya, kecepatan Thasao. (หมัดหนักโคราช ฉลาดลพบุรี ท่าดีไชยา ไวกว่าท่าเสา)".

Muay Korat menekankan pada kekuatan. Ada teknik yang disebut " Tinju pelempar Kerbau ", sebab menurut dugaan tehnik ini dapat mengalahkan seekor kerbau liar hanya dengan satu pukulan .

Muay Lobburee menekankan pada pergerakan yang lincah. Andalannya adalah pukulan lurus dan pukulan memutar.

Muay Chaiya menekankan pada pertahanan dan postur, seperti halnya lutut dan siku. Muay Thasao menekankan pada kecepatan, terutama pada tendangan. Oleh karena kecepatan mereka yang melebihi lainnya Muay Boran jenis ini disebut juga " Ling Lom" ( monyet angin atau Loris).

Thai Boxing saat ini menjadi olahraga beladiri yang sangat digemari dan tersebar di selurh penjuru dunia, sebagai olahraga kompetisi, seni beladiri dan bagi sebagian orang menjadi gaya hidup.


Metode

Muay Thai adalah metode beladiri yang tidak memerlukan senjata karena tubuh kita (tulang dan daging) adalah senjatanya. Didefinisikan seperti ini karena pada zaman dulu seorang tentara perang Thailand menggunakan senjata yang alami pada tubuh manusia, yang merupakan tiruan dari senjata peperangan, yang dapat diilustrasikan sebagai berikut :



TANGAN MEMUKUL seperti ANAK PANAH

LENGAN diumpamakan seperti PEDANG

SIKUT dan LUTUT digunakan seperti suatu KAMPAK peperangan

TULANG KERING KAKI dikondisikan untuk membentur seperti TONGKAT

bekerja seperti TOMBAK


Yang harus kita pahami yaitu mengenai pusat kekuatan manusia yang tak lain adalah perut, dan pada poin inilah aliran tenaga dimulai, dan dari sinilah tenaga mulai bergerak, mengitari tubuh dan menjalar keanggota badan lainnya. Jadi konsentrasi integrasi kekuatan, kecepatan dan koordinasi otot-otot merupakan inti dari segala teknik

Tentunya banyak keuntungan untuk Anda mempelajari Thai Boxing seperti stamina yang prima, pembakaran lemak, pembakaran kolesterol serta pembentukan tubuh dan yang paling penting, adalah untuk menjaga diri dengan bela diri ini.

Teknik Dasar

• Footwork

• Pukulan

Jab: pukulan lurus dengan menggunakan tangan kiri. Untuk Anda yang kidal pukulan dilakukan dengan menggunakan tangan kanan. Target pukulan jab adalah wajah dan tubuh bagian depan.

Strike: pukulan lurus dari arah belakang dengan tangan lain yang tidak digunakan saat pukulan jab. Jika pukulan jab Anda menggunakan tangan kiri, maka strike menggunakan tangan kanan Anda dan sebaliknya. Target pukulan strike sama dengan jab.

Hook: Pukulan menyamping, targetnya adalah wajah dan tubuh bagian samping.

Upper Cut: Pukulan dari bawah ke atas. Targetnya lebih banyak lagi, bisa tubuh bagian samping maupun depan. Selain itu, dagu juga menjadi target pukulan ini.

• Tendangan

Low Kick: tendangan kaki lurus ke depan setinggi pinggang. Target dari tendangan ini adalah bagian pinggang ke bawah.

Middle Kick: tendangan kaki lurus ke depan setinggi pinggang hingga ketiak. Target dari gerakan ini adalah tubuh bagian tengah.

High Kick: tendangan tinggi dengan target bagian kepala.

Push Kick: tendangan kaki yang gerakannya seperti mendorong. Gerakan ini bisa dilakukan lurus ke depan ataupun ke arah bawah dan atas.

• Sikutan

Vertical: gerakan dengan menggunakan sikut yang bergerak dari atas ke bawah.

Horizontal: serupa dengan gerakan sikut vertical namun gerakan sikut sejajar.

Smashing Elbow: gerakan dengan sikut yang menyerupai gaya smash.

Upper Cut Elbow: sama dengan pukulan upper cut namun fokus pada sikut. Sikut digerakan dari bawah ke atas.

• Dengkulan

Upper Cut Knee: lutut digerakkan dari bawah ke atas. Serupa dengan gerakan upper cut yang lain namun fokus dengan menggunakan lutut.

Hook Knee: hampir sama dengan pukulan hook tapi mengunakan lutut.

Circle Knee: gerakan lutut memutar yang disertai dengan bagian badan yang juga memutar. Target gerakan ini adalah iga dan paha bagian samping.




Teknik Lanjutan

• Serangan

• Clinch

Gerakan ini hanya digunakan saat pertandingan Muay Thai. Gerakannya adalah seperti merangkul lawan dari arah depan. Berguna untuk menyerang lawan dengan menggunakan dengkul.



• Teknik Kombinasi

• Sparring

Perlengkapan Tarung
  • Gloves (Sarung Tinju)
  • Mouth Guard (Pelindung Gigi)
  • Shorts (Celana)
  • Handswrap (Pembalut Tangan)

Peralatan Latihan
  • Heavy Bags (Sansak)
  • Haed Guard (Pelindung Kepala)
  • Shin Guard (Pelindung Kaki)
  • Muay Thai Pads (Pad Tendangan)
  • Belly Pads (Pad Tendangan Perut)
  • Low Kick Pads (Pad untuk tendangan Sapuan)
  • Muay Thai Jump Rope (Lompat tali untuk Muay Thai [lebih berat])


Program Latihan
  • Pemanasan / Stretching : 10 menit
  • Lari : 10 Km
  • Skipping (Lompat Tali) : 20 menit
  • Shadow Box & Drill : 20 menit
  • Memukul & Menendang Sansak : 30 menit
  • Clinch / sparring : 30 menit
Program ini untuk profesional, untuk pemula menyesuaikan

Sinematografi

2007, Bintang Ryan McCarthy dan Jake , Film : Never Back Down.

2004, Muay Thai boxer Asanee Suwan, Film Beautiful Boxer.

1971 Shaw Brothers Studio , Film: Duel of Fists.Ti Lung .

2005, Bintang Tony Jaa,film : Ong-Bak, The Protector, Born to Fight, dan Tom-Yum-Goong.

2006, Bintang Dida Diafat, film : Chok Dee.

1999, Bintang Jean Claude van Damme, film : Kickboxer.

2007, Muaythai Chaiya (Film wajib pecinta muaythai)

Links
  • Organisasi




  • Sasana / Club
Indonesia







Rules / Peraturan



Muay Thai saat ini tersebar luas dan dipertandingkan di berbagai negara di dunia. Terdapat peraturan dan regulasi yang berbeda bergantung terhadap di negara mana pertandingan diadakan dan di bawah organisasi apa pertandingan muaythai tersebut diselenggarakan. Bagaimanapun juga peraturan yang ada harus mengacu pada peraturan yang dikeluarkan oleh World Muaythai Council, Sebuah badan muaythai internasional.

Dalam peraturan dasar Muay Thai, pertandingan berlangsung tidak lebih dari 5 ronde, setiap ronde berlangsung selama 3 menit , dengan masa istirahat dua menit antar ronde. dan tidak diperkenankan mengadakan ronde tambahan.

Petarung harus memakai sarung tinju, masing-masing beratnya tidak kurang dari 6 ons (172 gram). Sarung tinju tidak boleh diperas, diremas atau dilumatkan untuk mengubah bentuk aslinya.

Para petarung harus memakai celana yang berwarna (merah atau biru sesuai sudut mereka). Para petarung harus memakai pelindung kemaluan untuk melindungi alat vital, sementara penggunaan Gum shield tidak diwajibkan.

Petarung dilarang mengenakan kemeja atau sepatu, tapi tutup mata kaki diperbolehkan.

Mongkol (ikat kepala Muay Thai) dapat dipakai di kepala hanya selama ritual pra-pertarungan untuk melakukan penghormatan kepada leluhur guru Muay Thai, Mongkol harus dilepas sebelum pertarungan dimulai.

Logam atau peralatan lainnya yang dapat membahayakan lawan dilarang digunakan. Berikut adalah detil peraturan dan regulasi dari World Muaythai Council.


1. Ring / Arena





  1. Ring yang digunakan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
  2. Ukuran : Berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sebagai berikut :
  3. ring ukuran kecil (panjang setiap sisinya 20 Kaki / 6,1 meter); ring ukuran besar (panjang setiap sisinya 24 kaki / 7,3 meter), ukuran tersebut adalah ukuran ring diukur dari dalam tali ring.
  4. Lantai dan sudut: Harus dibangun dengan baik tanpa penghalang dan dengan ekstensi / penambahan luas minimum di luar ring sekurang-kurangnya 3 kaki (91 cm). Tinggi lantai ring minimum harus 4 kaki (1,22 meter) dengan maksimal 5 kaki (1,48 meter) dari lantai dasar bangunan. Tiang pojok harus memiliki diameter antara empat inci (10 cm) hingga lima inci (12,70cm) dengan ketinggian tiang 58 inci (1,47 meter) dari lantai ring. Keseluruhan tiang yang berjumlah empat buah harus dilapisi bantalan .
  5. Lantai ring : Lantai ring harus dilapisi oleh bantalan berupa karet, kain lembut, karet matras, atau bahan serupa dengan ketebalan minimum 1 inci (2,50 cm) dan maksimum 1,5 inci (3,7 cm). Bantalan harus sepenuhnya ditutupi oleh kain kanvas.
  6. Tali ring : terdiri dari 4 buah tali dengan diameter tali minimum 1,2 inci (3cm) dan diameter maksimum 2 inci (5cm), yang terbentang dan dihubungkan oleh 4 buah tiang. Jarak dari dasar ring hingga tali paling bawah adalah 46 cm, tali kedua 76 cm, tali ketiga 107 cm, dan tali paling atas 137 cm. Tali dilapisi oleh material lembut seperti vinil. Setiap tali di setiap sisi digabungkan oleh dua buah pemisah tali (rope divider) yang berdiameter 3-4 cm dan memiliki jarak yang sama antara satu dan yang lainnya.
  7. Tangga ring : Setiap ring harus memiliki paling sedikit tiga buah tangga, dengan lebar paling tidak 1,07 meter. Dua buah tangga diletakkan di sudut pemain, dan tangga ketiga diletakkan di sisi tengah untuk digunakan oleh dokter dan petugas lainnya.
  8. Kantong plastik : ditempatkan di sudut pemain untuk meletakkan sisa tisu, bandage dan sampah lainnya.


2: Asesoris Ring


Peralatan berikut ini diperlukan pada pinggir ring.
  1. Area istirahat pada kedua sudut.
  2. Dua botol air minum dan dua botol semprot. Botol jenis lain tidak diijinkan di pinggir gelanggang.
  3. Dua buah handuk.
  4. Dua mangkuk air.
  5. Meja dan kursi untuk pejabat.
  6. Lonceng.
  7. Satu atau dua buah stopwatch.
  8. Papan skor.
  9. Kotak untuk menyimpan papan skor.
  10. Satu set indikator ronde, tanda atau papan skor.
  11. Dua pasang sarung tinju cadangan.
  12. Satu set celana cadangan berwarna biru dan merah.
  13. Pelindung kemaluan dengan satu atau dua tali.
  14. Dua buah kamar ganti temporer dari kain berbentuk persegi empat sebagai tempat ganti pelindung kemaluan atau untuk penyesuaian .
  15. Tandu
  16. Gunting berujung tumpul.

3 : Sarung Tinju







1. Hanya sarung tinju yang sudah mendapatkan sertifikat dari World Muay Thai Council yang boleh digunakan dalam pertandingan muay thai.

2. Persyaratan sarung tinju:

Sarung tinju yang digunakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Pembagian Berat Berat Sarung Tinju

Mini Flyweight - Junior Featherweight 6 ons (132 gram)

Featherweight - Welterweight 8 ons (227 gram)

Junior Middleweight and upwards 10 ons (284 gram)


Berat dari kulit yang membungkus sarung tinju tidak boleh melebihi separuh dari berat total sarung tinju, busa atau bantalan sarung tinju juga harus selalu dalam kondisi prima, tali pengikat sarung tinju harus diikat rapi dibalik pergelangan.



4: Bandages (Handwraps)






Hanya bandage dengan bahan kain yang diperbolehkan, dengan ukuran 5 cm x 4,5 meter. Bandage berbahan plastic atau plester dilarang dipergunakan. Penggunaan tape berperekat, berukuran 2,5 cm x 2,5 meter hanya diperbolehkan untuk menutupi pergelangan tangan tidak boleh untuk menutupi buku jari.


5: Dress Code


A. Pakaian Petarung
  1. Hanya celana tinju yang dipakai, warna celana tergantung dari sudutnya, sudut merah celananya berwarna merah, merah jambu, merah marun, atau dengan strip berwarna merah, sedangkan sudut biru celananya berwarna biru, biru muda, atau hitam.
  2. Untuk menjamin keselamatan petarung, pelindung kemaluan harus digunakan dalam setiap pertandingan.
  3. Rambut gondrong dan jenggot tidak diperkenankan, kumis diperbolehkan selama panjang kumis tidak melebihi bibir.
  4. Mongkol harus digunakan ketika melakukan wai kru, yang dilakukan sebelum pertandingan dimulai.
  5. Bandage elastis diperbolehkan untuk digunakan pada tangan atau kaki untuk mencegah otot terkilir, tetapi penggunaan pelindung tulang kering, dll, tidak diperbolehkan.
  6. Material berbahan metal, perhiasan dan sejenisnya tidak diperbolehkan
  7. Penggunaan vaselin, dan sejenisnya yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan secara curang tidak diperbolehkan.
  8. Petarung diperbolehkan menggunakan bandage pada ankle untuk mencegah kaki dari terkilir.


B. pelanggaran terhadap dress code bisa berakibat diskualifikasi. Jika timbul masalah pada sarung tinju yang dikenakan, wasit bisa menghentikan pertandingan sementara untuk memberi waktu bagi petarung untuk melakukan pembenahan pada sarung tinju yang digunakan.





Weight Division / Pembagian Kelas



A. Pembagian Kelas



Category Weight (up to)
  • Super Heavyweight 209 lb+ (95 kg+)
  • Heavyweight 190 lb+ (86 kg+)
  • Cruiserweight 190 lb (86 kg)
  • Light Heavyweight 175 lb (79 kg)
  • Super Middleweight 168 lb (76 kg)
  • Middleweight 160 lb (73 kg)
  • Junior Middleweight 154 lb (70 kg)
  • Welterweight 147 lb (67 kg)
  • Junior Welterweight 140 lb (64 kg)
  • Lightweight 135 lb (61 kg)
  • Junior Lightweight 130 lb (59 kg)
  • Featherweight 126 lb (57 kg)
  • Junior Featherweight 122 lb (55 kg)
  • Bantamweight 118 lb (54 kg)
  • Junior Bantamweight 115 lb (52 kg)
  • Flyweight 112 lb (51 kg)
  • Junior Flyweight 108 lb (49 kg)
  • Mini Flyweight105 lb (48 kg)

B. Timbang Badan

1. Petinju ditimbang tanpa mengenakan pakaian, paling lambat 3 jam sebelum pertandingan

2. Jika terjadi kelebihan berat badan, bisa dilakukan penimbangan ulang

3. Selain timbang badan, petarung harus diperiksa dan dinyatakan layak tanding oleh dokter yang sudah ditunjuk.


7: Wai Kru and Round Definition





  1. Sebelum ronde pertama dimulai, petarung harus melakukan wai kru (ritual memberi hormat kepada pelatih), dengan diiringi oleh alat musik tradisional Thailand, yaitu : simbal, tom tom dan seruling.
  2. Pertandingan muaythai terdiri dari 5 ronde, dengan lama tiap rondenya 3 menit dan istirahat 2 menit antara setiap rondenya. Penghentian selama pertandingan, tidak dihitung sebagai bagian dari 3 menit waktu ronde.


8: Boxers / Petarung





Persyaratan petarung
  1. Tidak memiliki cacat fisik dan berusia paling tidak 15 tahun
  2. Memiliki berat badan minimal 45 kg
  3. Tidak termasuk golongan orang yang dilarang bertanding, seperti yang tertera pada panduan kesehatan dari world muaythai council.

Muaythai Thaiboxing

Rules / Peraturan (lanjutan)



9: Seconds (Pendamping).

Dua orang pendamping diizinkan untuk mendampingi petarung sesuai ketentuan sebagai berikut:
  1. Selama pertandingan, pendamping tidak diperbolehkan untuk menasihati, membantu atau memberi instruksi kepada petarung yang mereka dampingi. Setiap pelanggaran aturan oleh pendamping atau petarung bisa mengakibatkan diskualifikasi petarung.
  2. Pendamping tidak diizinkan untuk memberi isyarat ke pihak pihak yang berkepentingan, tentang kondisi petarungnya.
  3. Selama pertandingan, pendamping harus menempati area yang sudah disediakan. Sebelum setiap ronde dimulai pendamping akan menyingkirkan semua handuk, botol air, dll keluar dari daerah ring.
  4. Selama interval, pendamping akan memastikan bahwa petarung mereka sudah berpakaian dengan benar. Jika terjadi masalah pendamping akan segera memberitahu wasit.

10: Komite Pertandingan

A. Kualifikasi Anggota Komite .

1. Tidak memiliki cacat fisik dan berusia minimal 25 tahun

2. Memiliki sertifikat kesehatan dari world muaythai council

3. Memiliki sertifikat tentang pengalaman, kesehatan, umur dan pekerjaan

4. Telah disertifikasi oleh world muaythai council bahwa sudah memenuhi syarat.


B. Kualifikasi Wasit

1. Setiap wasit harus ditraining dan lulus uji oleh komite yang telah ditunjuk oleh world muaythai council dan sudah memiliki sertifikat serta telah terdaftar sebagai wasit.

2. Tidak boleh berusia lebih dari 60 tahun kecuali sudah mendapat persetujuan dari komite yang berwenang.

3. Harus segera mengundurkan diri atas perintah komite atau ketika tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai wasit.

C. Jumlah Juri dan Wasit

Panitia pertandingan terdiri dari 3 juri dan 1 wasit dengan seorang inspektur pertandingan yang bertanggung jawab untuk mengawasi jalannya pertandingan.

Muay Thai Rules 11: The Referee






A. Tugas.

Tugas utama wasit adalah memastikan keselamatan petinju sebagai prioritas utamanya.

B. Tanggung Jawab Wasit.

Seragam wasit terdiri dari celana panjang dan kemeja berwarna biru, yang berlogo World Muay Thai Council dan mengenakan sepatu kanvas datar. Wasit tidak diperbolehkan mengenakan kacamata atau perhiasan.

Wasit harus memastikan hal hal berikut :

  1. Keadilan dalam menegakkan peraturan pertandingan untuk semua pihak.
  2. Tidak ada ketidaksopanan dalam tingkah laku atau cara berbicara baik kepada petarung maupun penonton.
  3. Pengawasan yang ketat terhadap pertandingan.
  4. Perlindungan terhadap petarung yang lebih lemah dari cedera serius.
  5. Inspeksi terhadap sarung tinju dan pelindung ankle.
  6. Memastikan kedua petarung saling berjabat tangan sebelum ronde pertama dan terakhir.
  7. Untuk pertandingan kejuaraan atau pertandingan mempertahankan gelar, wasit harus menjelaskan kepada para petinju dan pendamping mereka tentang peraturan dan regulasi yang digunakan dalam pertandingan dan hal ini harus dilakukan di ruang ganti, sebelum pertandingan itu dimulai.


    Tiga perintah verbal yang digunakan:

    "STOP" ketika memerintahkan para petarung untuk menghentikan pertandingan.


    "BREAK" ketika memerintahkan para petinju untuk saling memisahkan diri "FIGHT" ketika memerintahkan para petinju untuk melanjutkan pertandingan.

    Ketika para petinju diperintahkan untuk "BREAK", keduanya harus melangkah mundur satu langkah sebelum melanjutkan untuk bertanding.

  8. Wasit harus menggunakan tanda isyarat yang benar untuk memastikan petinju paham tentang pelanggaran yang telah dilakukan.
  9. Pada akhir pertandingan, wasit akan mengumpulkan lembar nilai dari masing-masing dari tiga juri dan menunjukkan pemenang kepada para penonton, dengan cara mengangkat tangan petarung yang menang. Lembar nilai kemudian akan diserahkan kepada inspektur pertandingan untuk verifikasi.
  10. Untuk pertandingan kejuaraan, wasit akan mengumpulkan scoresheets dari hakim di akhir setiap putaran, memeriksa dan menyerahkan mereka ke inspektur pertandingan untuk kemudian mengangkat tangan pemenang setelah hasil diumumkan.
  11. Jika diperlukan untuk menghentikan pertandingan atau menghukum seorang petarung, wasit harus segera memberi tahu alasannya ke inspektur pertandingan setelah membuat pengumuman.
  12. Jika terjadi insiden terhadap wasit yang mengakibatkan wasit tersebut tidak dapat melanjutkan tugasnya, juri senior akan bertindak sebagai penggantinya.
  13. Wasit dilarang untuk memberikan penghitungan secara lisan atau peringatan yang memberikan keuntungan yang tidak adil atau merugikan salah satu petarung.
  14. Wasit dilarang memberikan komentar atau berspekulasi pada setiap pertandingan kecuali mendapat persetujuan terlebih dahulu dari inspektur pertandingan.
  15. Semua wasit wajib menjalani inspeksi tahunan dan sertifikasi medis oleh dokter dari Dewan dan harus sehat secara fisik pada awal setiap pertandingan.
C. Tugas Wasit.
  1. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera jika menganggap bahwa salah satu petarung secara signifikan lebih mendominasi atau lebih kuat dari yang lain.
  2. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera ketika seorang petinju dalam kesulitan atau terluka.
  3. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera jika ia menganggap bahwa salah satu atau kedua petarung ada yang berpura-pura atau tidak mencoba memberikan pertarungan terbaik mereka.
  4. Untuk menghentikan pertandingan atau memperingatkan para petinju karena melakukan pelanggaran atau melanggar aturan.
  5. Segera mendiskualifikasi petinju yang dengan sengaja melanggar aturan, melukai atau menunjukkan agresi apapun ke wasit.
  6. Untuk mendiskualifikasi petinju dan pendampingnya jika sengaja melanggar aturan atau tidak mengikuti instruksi wasit.
  7. Untuk mendiskualifikasi petarung yang dengan sengaja atau tanpa sengaja menyebabkan foul.
  8. Untuk menghentikan pertandingan jika ia menganggap bahwa petinju yang telah menerima hitungan, tidak mampu melanjutkan pertandingan secara efektif.
  9. Untuk melarang keuntungan untuk seorang petinju yang dengan sengaja melakukan pelanggaran dengan cara apapun.

12: Judges / Hakim


A. Tanggung Jawab Hakim

Hakim bertindak secara independent dalam melakukan penilaian

Tiap hakim duduk di sisi yang berbeda dan terpisah dengan penonton

Hakim harus berlaku netral, kecuali ketika pelanggaran peraturan terjadi dimana hakim mengacu pada keputusan wasit, hal ini dilakukan pada saat interval ronde

Pada tiap akhir ronde, hakim harus melengkapi skor untuk ronde tersebut

Hakim tidak diperkenankan meninggalkan tempat hingga pertandingan usai dan hasilnya sudah diumumkan

B.Seragam

Hakim harus menggunakan seragam sesuai ketentuan yang berlaku dari WMC


13.Keputusan Final

Pemimpin komite pertandingan dapat memberikan koreksi terhadap hasil final dengan kondisi:

  • Wasit melakukan penilaian yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku
  • Hakim terbukti melakukan penilaian yang mencurigakan

14 : Tugas Inspektur Pertandingan
  1. Menunjuk wasit dan juri
  2. Mengawasi dan meningkatkan kualitas wasit dan juri dan memastikan keselarasan antara peraturan dan penerapannya.
  3. Memastikan wasit dan juri melakukan tugasnya secara professional dan memberi masukan kepada world muaythai council jika ada ketidakaturan.
  4. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan promosi, dan melaporkannya kepada komite konsil.
  5. Membuat keputusan terhadap wasit dan juri.
  6. Memverifikasi lembar skor untuk memastikan bahwa :
    a. Skor diraih secara benar (tidak ada kecurangan).

    b. Nama petarung adalah benar.

    c. Pemenang yang sah sudah dicatat.

    d. Memastikan keabsahan lembar skor dan memeriksanya

    e. Mengumumkan hasilnya kepada penonton.
  7. Membuat keputusan jika wasit dan juri tidak dapat memberikan keputusan
  8. Melaporkan kepada komite konsil nama petarung yang melakukan pelanggaran dan menunjukkan performa yang buruk.
Muay Thai Rules 15: Time Keeper and Announcer

A. Lokasi Bangku.

Bangku untuk pencatat waktu dan announcer terletak didekat ring.

B. Tugas dan Tanggung jawab.

Pencatat waktu harus memastikan bahwa pencatatan waktu setiap ronde dan istirahat berlangsung presisi , pencatatan dilakukan dibawah instruksi wasit untuk mulai atau berhenti. Prosedur berikut ini digunakan untuk pencatatan waktu :
  1. Memberikan signal 5 detik sebelum pertandingan dimulai setiap rondenya, agar pendamping dapat segera meninggalkan ring
  2. Lonceng digunakan sebagai tanda mulai dan berhentinya setiap ronde
  3. Mengurangi waktu istirahat sesuai instruksi wasit
  4. Memastikan penghitungan waktu secara akurat menggunakan jam dan stopwatch
  5. Jika petarung menerima penghitungan selama ronde 1-4 dan waktu berakhir, lonceng harus segera dibunyikan setelah wasit selesai menghitung
  6. Pada ronde terakhir jika terjadi penghitungan, lonceng harus segera dibunyikan jika waktu sudah melebihi 3 menit, walaupun wasit masih melakukan penghitungan
C.Tugas Announcer

1. Menyebutkan nama , sudut, dan berat petarung sebelum pertandingan dan setelah petarung naik ring

2. Memerintahkan pendamping turun dari ring setelah lonceng berbunyi

3. Mengumumkan nomor ronde di awal dan akhir setiap rondenya

4. Mengumumkan pemenang dan sudutnya, ketika wasit mengangkat tangan sang pemenang
Selengkapnya - Muay Thai Thai Boxing ( มวยไทย )
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...