Selamat datang di komunitas petarung----disini tempat memberikan info dan teknik dalam beladiri ataupun pertarungan dari berbagai sumber

Guna latihan senjata dalam samurai

Apa gunanya latihan senjata kuno di zaman sekarang?
Ini adalah sebuah pertanyaan yang sering di tanyakan oleh kebanyakan seniman beladiri. Penggunaan sebuah senjata memiliki percabangan moral dan legal yang membuat latihan senjata kuno kurang menarik, namun disisi lain masih memiliki daya tarik tersendiri.
Banyak seniman beladiri yang berlatih atau mempelajari senjata hanya murni sebagai olah raga (sport) sebagaimana yang mereka lakukan terhadap bentuk-bentuk beladiri lainnya. Kata (jurus) beladiri senjata, seperti kata beladiri tangan kosong di buat atau di modifikasi agar memberikan daya tarik untuk olah raga (sport) daripada untuk aplikasi praktis atau aplikasi tradisional. Hal ini lebih di dasarkan atas daya tarik estetik atau perasaan yang menimbulkan rasa “wah” dari kebanyakan senjata sebagaimana yang di gambarkan di film-film dan televisi.
guna_senjata.jpgSeniman beladiri lainnya membenarkan latihan senjata dengan menyamakan antara senjata tertentu dengan benda-benda umum yang dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya. Sebagai contoh, menggunakan sapu atau sebatang kayu sebagai gantinya bo atau jo. Hal ini menjadi alasan yang bisa di terima untuk latihan kata (jurus) senjata, tetapi jika memang sebuah sapu atau benda lainnya yang akan di gunakan sebagai senjata, adalah lebih baik jika latihan saja dengan sapu atau benda lainnya.
Apabila kita latihan senjata untuk kepentingan daya tarik estetik dalam sport atau mencari alat pengganti yang praktis untuk senjata aslinya agar peralatan-peralatan modern dapat di gunakan sebagai ganti senjata aslinya, maka kita kehilangan pesan tersembunyi di dalam teknik yang paling mendasar dari latihan senjata. Untuk memahami lebih baik dari pemikiran di balik latihan senjata, kita perlu belajar tidak hanya hal-hal yang spesifik dari senjata tersebut, tetapi keseluruhannya.
Sebuah senjata hanyalah sebuah alat. Di dalam kehidupan kita sehari-hari, kita menggunakan alat untuk meningkatkan fungsi-fungsi manual tertentu. Tulisan artikel ini contohnya. Artikel ini bisa di tulis dengan tulisan tangan, tetapi kualitas, kecepatan dan keakuratan tulisan bisa sangat di tingkatkan dengan penggunaan word processor. Alat-alat yang kita gunakan bisa sangat rumit atau sangat sederhana. Sebuah pengungkit untuk memindahkan batu yang besar adalah alat yang sederhana yang hanya membutuhkan pengetahuan yang sedikit untuk menggunakannya, sedangkan computer adalah alat yang rumit yang membutuhkan pengetahuan yang banyak untuk menggunakannya. Alat-alat bisa meningkatkan efisiensi dan kepraktisan tugas-tugas manual. Tanpa alat-alat pekerjaan kita akan lebih sulit.
Untuk menggunakan alat apa saja, bahkan yang paling sederhana, membutuhkan pengetahuan dasar tertentu yang akan menjadi aksi refleks alam sadar. Menggunakan word processor contohnya, tugas mengetik masuk ke pikiran. Anggap saja kita bisa membaca dan menulis, kata-kata yang muncul di layar monitor dan akhirnya di atas kertas di transfer dari otak ke ujung jari-jari sebagaimana yang di pikirkan. Ini adalah aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, di saat mengetik, jari-jari dapat mencari tombol-tombol yang benar untuk membentuk kata-kata tanpa harus memikirkan letaknya setiap masing-masing tombol, tetapi aksi ini harus di pelajari. Aksi-aksi refleks yang umum seperti berkedip atau bernafas tidak perlu di pelajari, tetapi aksi-aksi refleks alami perlu di pelajari.

Senjata karate pun tidak terkecuali, mereka adalah alat-alat yang sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan power, menambah jangkauan dan menyediakan proteksi diri. Senjata tersebut juga menambah dimensi lain dalam latihan. Usaha fisik yang lebih di perlukan dalam memegang senjata, dengan demikian akan meningkatkan kekuatan dan stamina. Karena daya ungkit dan momentum dari ayunan, latihan senjata dapat di anggap sebagai bentuk latihan beban dan gerak badan. Dengan peningkatan dalam kesadaran masyarakat umum akan kesehatan, segala upaya untuk meningkatkan kesehatan akan selalu di sambut dengan baik.
Angkat beban adalah sebuah cara untuk meningkatkan kekuatan dan kegunaan dari tubuh kita sendiri. Beban dapat meningkatkan otot dan kekuatan tetapi hanya bisa sedikit meningkatkan refleks-refleks alami. Bebannya (barbell) di angkat diatas kepala atau di atas dada dalam garis lurus dan meningkatkan otot hanya di satu area saja. Latihan senjata sebagai bentuk latihan beban meningkatkan kekuatan dalam gerakan dan aplikasi, tetapi tidak menambah otot dan kekuatan yang dapat diperoleh dari mengangkat beban “mati”. Latihan senjata menambah dimensi lain dalam gerakan yang di ciptakan saat menggunakan senjata, melatih otot-otot bersamaan dengan melakukan serangan. Hal ini dapat meningkatkan kekuatan di dalam gerakan itu sendiri.
Untuk memahami secara keseluruhan dari latihan senjata, adalah penting untuk juga memahami tujuan kata (jurus). Sebagaimana di jelaskan, kata adalah suatu rangkaian teknik dan langkah kaki di dalam satu set urutan dan pola. Kata juga adalah merupakan suatu cara untuk meningkatkan aksi-aksi refleks alam sadar. Dengan kata lain, kata melatih tubuh, lengan, kaki dan pikiran untuk bereaksi terhadap situasi tanpa harus “berpikir” terlebih dulu terhadap setiap gerakan. Kata meningkatkan aksi-aksi refleks.
Kembali ke contoh mengetik, mereka yang tidak pernah mengetik dan kita yang ingat pengalaman pertama kita tahu bahwa betapa menghabiskan waktu dan sulit untuk mengetik sebuah dokumen yang besar, dengan harus mencari setiap tombol huruf untuk di ketik. Apalagi yang mengetik dengan menggunakan 10 jari. Tetapi saat skill meningkat, sangatlah mungkin sekali untuk mengetahui kesalahan yang di buat bahkan tanpa melihat pada tombol atau kertas. Aksi-aksi refleks dapat di pelajari dan kata (jurus) adalah cara yang di gunakan untuk mempelajari aksi-aksi refleks beladiri.
Mempelajari gerakan senjata dan langkah kaki (footwork) jurus (kata) beladiri senjata dan membandingkannya dengan teknik-teknik beladiri tangan kosong adalah merupakan nilai yang sesungguhnya dari latihan senjata. Sebagaimana di jelaskan di awal bahwa semua kata (jurus) meningkatkan aksi-aksi refleks. Gerakan-gerakan alami kata tangan kosong adalah pararel dengan kata senjata dan perpanjangan gerakan-gerakan dan teknik-teknik bawah sadar di tanamkan ke dalam otak untuk penggunaan di masa depan. Fokus ini tidak hanya menguatkan teknik-teknik senjata tetapi juga menguatkan banyak teknik-teknik tangan kosong yang paralel dengan teknik senjata.
Mereka yang familiar dengan katana mengetahui nilai-nilai latihan pedang. Otot-otot di bagian lengan bawah dan lengan bagian belakang meningkat, bersamaan dengan di ayunkannya katana ke arah bawah. Gerakan atau posisi yang hampir tidak kentara dalam memegang katana saat mengayunkannya meningkatkan kekuatan pada jari-jari telunjuk dan lengan untuk serangan tangan kosong.
Satu alasan terakhir untuk latihan senjata adalah untuk melestarikan nilai-nilai artistik dari cara bertempur kuno. Kita selalu berusaha untuk melestarikan masa lalu dengan meletakkan relik-relik di museum atau melalui koleksi-koleksi benda-benda seni. Usaha yang di keluarkan dalam penggunaan senjata-senjata kuno ini sebagai benda-benda perang juga jangan sampai di lupakan.
Senjata mungkin kurang menarik pada zaman sekarang ini karena kurang praktis dalam penggunaan sehari-hari sebagaimana digunakannya di zaman dulu, tetapi peningkatan teknik-teknik tangan kosong, refleks-refleks dan peningkatan fisik yang di dapat dari latihan senjata adalah lebih dari cukup sebagai alasan untuk latihan senjata. Dengan latihan ini, datanglah perasaan percaya diri, kesehatan dan satu langkah lebih maju dalam penguasaan diri sendiri.
Catatan:

Saat Sekiguchi Sensei di tanya kenapa kita perlu latihan style ilmu pedang samurai kuno sedangkan kita hidup di zaman modern ini, beliau menjelaskan bahwa Yamauchi-ha MJER Iaijutsu di dasari atas respect, beauty dan personal spirit. Melalui latihan yang ketat anda akan belajar respect terhadap kedisiplinan, pedang anda dan orang lain. Anda bisa melihat keindahan (beauty) di dalam bentuk Iaijutsu dan katana. Personal spirit anda akan tumbuh bersamaan dengan saat anda menjumpai kebebasan dan ruang untuk ide-ide anda sendiri didalam aturan-aturan yang mengatur penggunaan pedang. Respect, beauty dan personal spirit harus menjadi sebuah kunci bagian kehidupan seseorang yang hidup di era manapun.
Sekiguchi Sensei menjabat sebagai Presiden dari International Association of Iaido dan Presiden dari Japanese Association of Classical Martial Art Iaido. Di tahun 1995 beliau mendapatkan penghargaan oleh Nihon Budokan, organisasi beladiri terkemuka di Jepang, yang berlokasi di bekas bangunan Castle Edo di Tokyo, karena jasa beliau yang sangat luar biasa dalam melestarikan traditional martial arts.

Selengkapnya - Guna latihan senjata dalam samurai

Muay Thai Thai Boxing ( มวยไทย )


Muay Thai adalah seni bela diri tangan kosong kuno yang berasal dari Thailand. Seorang petarung Muay Thai melakukan serangan ke kepala, badan, dan kaki lawannya dengan menggunakan kepalan, sikut, lutut dan tulang kering. Pada dasarnya Muaythai mempunyai bentuk pukulan yang hampir sama dengan jenis pukulan tinju ala barat. Muay Thai pada masa sekarang juga popular dengan nama lain “ Thai Boxing “.

Sejarah

Thai Boxing sendiri memiliki sejarah yang panjang di Thailand, militer Thailand menggunakan bentuk modifikasi dari Thai Boxing yang disebut Lerdrit. Thai Boxing tradisional, seperti yang diajarkan sekarang, sedikit berbeda dari aslinya, menggunakan tendangan dan tinju dalam sebuah arena dan menggunakan sarung tinju seperti yang digunakan pada tinju di negara barat. Thai Boxing mengacu pada sebutan “seni delapan lengan” Thai Boxing dianggap sebagai pengembangan dari ilmu bela diri tradisional yang berasal dari Asia Tenggara. Muaythai adalah jenis beladiri yang pertama kali dipopulerkan di luar asia tenggara dari berbagai jenis bela diri tradisional yang terdapat di asia tenggara

Peneliti beladiri menyebutkan bahwa Muay Thai merupakan bagian dari keterampilan beladiri yang berasal dari Thailand yang bernama Krabi Krabong ( Beladiri militer yang menggunakan senjata ). Ketika tidak dipersenjatai para praktisi Krabi Krabong beralih ke tehik bertarung yang menggunakan kaki dan tehnik bantingan. Berkembang seiring dengan waktu maka terciptalah muay boran (aliran muay thai kuno). muay boran dibagi menjadi Muay ThaSao (Utara), Muay Thai Korat (Timur atau timur laut), Muay Thai Lobburee (daerah tengah) and Muay Thai Chaiya (Selatan).


Ada pepatah tentang Muay Thai Boran yang berbunyi "Tinju Korat, Kecerdasan Lobburee, Sikap Chaiya, kecepatan Thasao. (หมัดหนักโคราช ฉลาดลพบุรี ท่าดีไชยา ไวกว่าท่าเสา)".

Muay Korat menekankan pada kekuatan. Ada teknik yang disebut " Tinju pelempar Kerbau ", sebab menurut dugaan tehnik ini dapat mengalahkan seekor kerbau liar hanya dengan satu pukulan .

Muay Lobburee menekankan pada pergerakan yang lincah. Andalannya adalah pukulan lurus dan pukulan memutar.

Muay Chaiya menekankan pada pertahanan dan postur, seperti halnya lutut dan siku. Muay Thasao menekankan pada kecepatan, terutama pada tendangan. Oleh karena kecepatan mereka yang melebihi lainnya Muay Boran jenis ini disebut juga " Ling Lom" ( monyet angin atau Loris).

Thai Boxing saat ini menjadi olahraga beladiri yang sangat digemari dan tersebar di selurh penjuru dunia, sebagai olahraga kompetisi, seni beladiri dan bagi sebagian orang menjadi gaya hidup.


Metode

Muay Thai adalah metode beladiri yang tidak memerlukan senjata karena tubuh kita (tulang dan daging) adalah senjatanya. Didefinisikan seperti ini karena pada zaman dulu seorang tentara perang Thailand menggunakan senjata yang alami pada tubuh manusia, yang merupakan tiruan dari senjata peperangan, yang dapat diilustrasikan sebagai berikut :



TANGAN MEMUKUL seperti ANAK PANAH

LENGAN diumpamakan seperti PEDANG

SIKUT dan LUTUT digunakan seperti suatu KAMPAK peperangan

TULANG KERING KAKI dikondisikan untuk membentur seperti TONGKAT

bekerja seperti TOMBAK


Yang harus kita pahami yaitu mengenai pusat kekuatan manusia yang tak lain adalah perut, dan pada poin inilah aliran tenaga dimulai, dan dari sinilah tenaga mulai bergerak, mengitari tubuh dan menjalar keanggota badan lainnya. Jadi konsentrasi integrasi kekuatan, kecepatan dan koordinasi otot-otot merupakan inti dari segala teknik

Tentunya banyak keuntungan untuk Anda mempelajari Thai Boxing seperti stamina yang prima, pembakaran lemak, pembakaran kolesterol serta pembentukan tubuh dan yang paling penting, adalah untuk menjaga diri dengan bela diri ini.

Teknik Dasar

• Footwork

• Pukulan

Jab: pukulan lurus dengan menggunakan tangan kiri. Untuk Anda yang kidal pukulan dilakukan dengan menggunakan tangan kanan. Target pukulan jab adalah wajah dan tubuh bagian depan.

Strike: pukulan lurus dari arah belakang dengan tangan lain yang tidak digunakan saat pukulan jab. Jika pukulan jab Anda menggunakan tangan kiri, maka strike menggunakan tangan kanan Anda dan sebaliknya. Target pukulan strike sama dengan jab.

Hook: Pukulan menyamping, targetnya adalah wajah dan tubuh bagian samping.

Upper Cut: Pukulan dari bawah ke atas. Targetnya lebih banyak lagi, bisa tubuh bagian samping maupun depan. Selain itu, dagu juga menjadi target pukulan ini.

• Tendangan

Low Kick: tendangan kaki lurus ke depan setinggi pinggang. Target dari tendangan ini adalah bagian pinggang ke bawah.

Middle Kick: tendangan kaki lurus ke depan setinggi pinggang hingga ketiak. Target dari gerakan ini adalah tubuh bagian tengah.

High Kick: tendangan tinggi dengan target bagian kepala.

Push Kick: tendangan kaki yang gerakannya seperti mendorong. Gerakan ini bisa dilakukan lurus ke depan ataupun ke arah bawah dan atas.

• Sikutan

Vertical: gerakan dengan menggunakan sikut yang bergerak dari atas ke bawah.

Horizontal: serupa dengan gerakan sikut vertical namun gerakan sikut sejajar.

Smashing Elbow: gerakan dengan sikut yang menyerupai gaya smash.

Upper Cut Elbow: sama dengan pukulan upper cut namun fokus pada sikut. Sikut digerakan dari bawah ke atas.

• Dengkulan

Upper Cut Knee: lutut digerakkan dari bawah ke atas. Serupa dengan gerakan upper cut yang lain namun fokus dengan menggunakan lutut.

Hook Knee: hampir sama dengan pukulan hook tapi mengunakan lutut.

Circle Knee: gerakan lutut memutar yang disertai dengan bagian badan yang juga memutar. Target gerakan ini adalah iga dan paha bagian samping.




Teknik Lanjutan

• Serangan

• Clinch

Gerakan ini hanya digunakan saat pertandingan Muay Thai. Gerakannya adalah seperti merangkul lawan dari arah depan. Berguna untuk menyerang lawan dengan menggunakan dengkul.



• Teknik Kombinasi

• Sparring

Perlengkapan Tarung
  • Gloves (Sarung Tinju)
  • Mouth Guard (Pelindung Gigi)
  • Shorts (Celana)
  • Handswrap (Pembalut Tangan)

Peralatan Latihan
  • Heavy Bags (Sansak)
  • Haed Guard (Pelindung Kepala)
  • Shin Guard (Pelindung Kaki)
  • Muay Thai Pads (Pad Tendangan)
  • Belly Pads (Pad Tendangan Perut)
  • Low Kick Pads (Pad untuk tendangan Sapuan)
  • Muay Thai Jump Rope (Lompat tali untuk Muay Thai [lebih berat])


Program Latihan
  • Pemanasan / Stretching : 10 menit
  • Lari : 10 Km
  • Skipping (Lompat Tali) : 20 menit
  • Shadow Box & Drill : 20 menit
  • Memukul & Menendang Sansak : 30 menit
  • Clinch / sparring : 30 menit
Program ini untuk profesional, untuk pemula menyesuaikan

Sinematografi

2007, Bintang Ryan McCarthy dan Jake , Film : Never Back Down.

2004, Muay Thai boxer Asanee Suwan, Film Beautiful Boxer.

1971 Shaw Brothers Studio , Film: Duel of Fists.Ti Lung .

2005, Bintang Tony Jaa,film : Ong-Bak, The Protector, Born to Fight, dan Tom-Yum-Goong.

2006, Bintang Dida Diafat, film : Chok Dee.

1999, Bintang Jean Claude van Damme, film : Kickboxer.

2007, Muaythai Chaiya (Film wajib pecinta muaythai)

Links
  • Organisasi




  • Sasana / Club
Indonesia







Rules / Peraturan



Muay Thai saat ini tersebar luas dan dipertandingkan di berbagai negara di dunia. Terdapat peraturan dan regulasi yang berbeda bergantung terhadap di negara mana pertandingan diadakan dan di bawah organisasi apa pertandingan muaythai tersebut diselenggarakan. Bagaimanapun juga peraturan yang ada harus mengacu pada peraturan yang dikeluarkan oleh World Muaythai Council, Sebuah badan muaythai internasional.

Dalam peraturan dasar Muay Thai, pertandingan berlangsung tidak lebih dari 5 ronde, setiap ronde berlangsung selama 3 menit , dengan masa istirahat dua menit antar ronde. dan tidak diperkenankan mengadakan ronde tambahan.

Petarung harus memakai sarung tinju, masing-masing beratnya tidak kurang dari 6 ons (172 gram). Sarung tinju tidak boleh diperas, diremas atau dilumatkan untuk mengubah bentuk aslinya.

Para petarung harus memakai celana yang berwarna (merah atau biru sesuai sudut mereka). Para petarung harus memakai pelindung kemaluan untuk melindungi alat vital, sementara penggunaan Gum shield tidak diwajibkan.

Petarung dilarang mengenakan kemeja atau sepatu, tapi tutup mata kaki diperbolehkan.

Mongkol (ikat kepala Muay Thai) dapat dipakai di kepala hanya selama ritual pra-pertarungan untuk melakukan penghormatan kepada leluhur guru Muay Thai, Mongkol harus dilepas sebelum pertarungan dimulai.

Logam atau peralatan lainnya yang dapat membahayakan lawan dilarang digunakan. Berikut adalah detil peraturan dan regulasi dari World Muaythai Council.


1. Ring / Arena





  1. Ring yang digunakan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
  2. Ukuran : Berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sebagai berikut :
  3. ring ukuran kecil (panjang setiap sisinya 20 Kaki / 6,1 meter); ring ukuran besar (panjang setiap sisinya 24 kaki / 7,3 meter), ukuran tersebut adalah ukuran ring diukur dari dalam tali ring.
  4. Lantai dan sudut: Harus dibangun dengan baik tanpa penghalang dan dengan ekstensi / penambahan luas minimum di luar ring sekurang-kurangnya 3 kaki (91 cm). Tinggi lantai ring minimum harus 4 kaki (1,22 meter) dengan maksimal 5 kaki (1,48 meter) dari lantai dasar bangunan. Tiang pojok harus memiliki diameter antara empat inci (10 cm) hingga lima inci (12,70cm) dengan ketinggian tiang 58 inci (1,47 meter) dari lantai ring. Keseluruhan tiang yang berjumlah empat buah harus dilapisi bantalan .
  5. Lantai ring : Lantai ring harus dilapisi oleh bantalan berupa karet, kain lembut, karet matras, atau bahan serupa dengan ketebalan minimum 1 inci (2,50 cm) dan maksimum 1,5 inci (3,7 cm). Bantalan harus sepenuhnya ditutupi oleh kain kanvas.
  6. Tali ring : terdiri dari 4 buah tali dengan diameter tali minimum 1,2 inci (3cm) dan diameter maksimum 2 inci (5cm), yang terbentang dan dihubungkan oleh 4 buah tiang. Jarak dari dasar ring hingga tali paling bawah adalah 46 cm, tali kedua 76 cm, tali ketiga 107 cm, dan tali paling atas 137 cm. Tali dilapisi oleh material lembut seperti vinil. Setiap tali di setiap sisi digabungkan oleh dua buah pemisah tali (rope divider) yang berdiameter 3-4 cm dan memiliki jarak yang sama antara satu dan yang lainnya.
  7. Tangga ring : Setiap ring harus memiliki paling sedikit tiga buah tangga, dengan lebar paling tidak 1,07 meter. Dua buah tangga diletakkan di sudut pemain, dan tangga ketiga diletakkan di sisi tengah untuk digunakan oleh dokter dan petugas lainnya.
  8. Kantong plastik : ditempatkan di sudut pemain untuk meletakkan sisa tisu, bandage dan sampah lainnya.


2: Asesoris Ring


Peralatan berikut ini diperlukan pada pinggir ring.
  1. Area istirahat pada kedua sudut.
  2. Dua botol air minum dan dua botol semprot. Botol jenis lain tidak diijinkan di pinggir gelanggang.
  3. Dua buah handuk.
  4. Dua mangkuk air.
  5. Meja dan kursi untuk pejabat.
  6. Lonceng.
  7. Satu atau dua buah stopwatch.
  8. Papan skor.
  9. Kotak untuk menyimpan papan skor.
  10. Satu set indikator ronde, tanda atau papan skor.
  11. Dua pasang sarung tinju cadangan.
  12. Satu set celana cadangan berwarna biru dan merah.
  13. Pelindung kemaluan dengan satu atau dua tali.
  14. Dua buah kamar ganti temporer dari kain berbentuk persegi empat sebagai tempat ganti pelindung kemaluan atau untuk penyesuaian .
  15. Tandu
  16. Gunting berujung tumpul.

3 : Sarung Tinju







1. Hanya sarung tinju yang sudah mendapatkan sertifikat dari World Muay Thai Council yang boleh digunakan dalam pertandingan muay thai.

2. Persyaratan sarung tinju:

Sarung tinju yang digunakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Pembagian Berat Berat Sarung Tinju

Mini Flyweight - Junior Featherweight 6 ons (132 gram)

Featherweight - Welterweight 8 ons (227 gram)

Junior Middleweight and upwards 10 ons (284 gram)


Berat dari kulit yang membungkus sarung tinju tidak boleh melebihi separuh dari berat total sarung tinju, busa atau bantalan sarung tinju juga harus selalu dalam kondisi prima, tali pengikat sarung tinju harus diikat rapi dibalik pergelangan.



4: Bandages (Handwraps)






Hanya bandage dengan bahan kain yang diperbolehkan, dengan ukuran 5 cm x 4,5 meter. Bandage berbahan plastic atau plester dilarang dipergunakan. Penggunaan tape berperekat, berukuran 2,5 cm x 2,5 meter hanya diperbolehkan untuk menutupi pergelangan tangan tidak boleh untuk menutupi buku jari.


5: Dress Code


A. Pakaian Petarung
  1. Hanya celana tinju yang dipakai, warna celana tergantung dari sudutnya, sudut merah celananya berwarna merah, merah jambu, merah marun, atau dengan strip berwarna merah, sedangkan sudut biru celananya berwarna biru, biru muda, atau hitam.
  2. Untuk menjamin keselamatan petarung, pelindung kemaluan harus digunakan dalam setiap pertandingan.
  3. Rambut gondrong dan jenggot tidak diperkenankan, kumis diperbolehkan selama panjang kumis tidak melebihi bibir.
  4. Mongkol harus digunakan ketika melakukan wai kru, yang dilakukan sebelum pertandingan dimulai.
  5. Bandage elastis diperbolehkan untuk digunakan pada tangan atau kaki untuk mencegah otot terkilir, tetapi penggunaan pelindung tulang kering, dll, tidak diperbolehkan.
  6. Material berbahan metal, perhiasan dan sejenisnya tidak diperbolehkan
  7. Penggunaan vaselin, dan sejenisnya yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan secara curang tidak diperbolehkan.
  8. Petarung diperbolehkan menggunakan bandage pada ankle untuk mencegah kaki dari terkilir.


B. pelanggaran terhadap dress code bisa berakibat diskualifikasi. Jika timbul masalah pada sarung tinju yang dikenakan, wasit bisa menghentikan pertandingan sementara untuk memberi waktu bagi petarung untuk melakukan pembenahan pada sarung tinju yang digunakan.





Weight Division / Pembagian Kelas



A. Pembagian Kelas



Category Weight (up to)
  • Super Heavyweight 209 lb+ (95 kg+)
  • Heavyweight 190 lb+ (86 kg+)
  • Cruiserweight 190 lb (86 kg)
  • Light Heavyweight 175 lb (79 kg)
  • Super Middleweight 168 lb (76 kg)
  • Middleweight 160 lb (73 kg)
  • Junior Middleweight 154 lb (70 kg)
  • Welterweight 147 lb (67 kg)
  • Junior Welterweight 140 lb (64 kg)
  • Lightweight 135 lb (61 kg)
  • Junior Lightweight 130 lb (59 kg)
  • Featherweight 126 lb (57 kg)
  • Junior Featherweight 122 lb (55 kg)
  • Bantamweight 118 lb (54 kg)
  • Junior Bantamweight 115 lb (52 kg)
  • Flyweight 112 lb (51 kg)
  • Junior Flyweight 108 lb (49 kg)
  • Mini Flyweight105 lb (48 kg)

B. Timbang Badan

1. Petinju ditimbang tanpa mengenakan pakaian, paling lambat 3 jam sebelum pertandingan

2. Jika terjadi kelebihan berat badan, bisa dilakukan penimbangan ulang

3. Selain timbang badan, petarung harus diperiksa dan dinyatakan layak tanding oleh dokter yang sudah ditunjuk.


7: Wai Kru and Round Definition





  1. Sebelum ronde pertama dimulai, petarung harus melakukan wai kru (ritual memberi hormat kepada pelatih), dengan diiringi oleh alat musik tradisional Thailand, yaitu : simbal, tom tom dan seruling.
  2. Pertandingan muaythai terdiri dari 5 ronde, dengan lama tiap rondenya 3 menit dan istirahat 2 menit antara setiap rondenya. Penghentian selama pertandingan, tidak dihitung sebagai bagian dari 3 menit waktu ronde.


8: Boxers / Petarung





Persyaratan petarung
  1. Tidak memiliki cacat fisik dan berusia paling tidak 15 tahun
  2. Memiliki berat badan minimal 45 kg
  3. Tidak termasuk golongan orang yang dilarang bertanding, seperti yang tertera pada panduan kesehatan dari world muaythai council.

Muaythai Thaiboxing

Rules / Peraturan (lanjutan)



9: Seconds (Pendamping).

Dua orang pendamping diizinkan untuk mendampingi petarung sesuai ketentuan sebagai berikut:
  1. Selama pertandingan, pendamping tidak diperbolehkan untuk menasihati, membantu atau memberi instruksi kepada petarung yang mereka dampingi. Setiap pelanggaran aturan oleh pendamping atau petarung bisa mengakibatkan diskualifikasi petarung.
  2. Pendamping tidak diizinkan untuk memberi isyarat ke pihak pihak yang berkepentingan, tentang kondisi petarungnya.
  3. Selama pertandingan, pendamping harus menempati area yang sudah disediakan. Sebelum setiap ronde dimulai pendamping akan menyingkirkan semua handuk, botol air, dll keluar dari daerah ring.
  4. Selama interval, pendamping akan memastikan bahwa petarung mereka sudah berpakaian dengan benar. Jika terjadi masalah pendamping akan segera memberitahu wasit.

10: Komite Pertandingan

A. Kualifikasi Anggota Komite .

1. Tidak memiliki cacat fisik dan berusia minimal 25 tahun

2. Memiliki sertifikat kesehatan dari world muaythai council

3. Memiliki sertifikat tentang pengalaman, kesehatan, umur dan pekerjaan

4. Telah disertifikasi oleh world muaythai council bahwa sudah memenuhi syarat.


B. Kualifikasi Wasit

1. Setiap wasit harus ditraining dan lulus uji oleh komite yang telah ditunjuk oleh world muaythai council dan sudah memiliki sertifikat serta telah terdaftar sebagai wasit.

2. Tidak boleh berusia lebih dari 60 tahun kecuali sudah mendapat persetujuan dari komite yang berwenang.

3. Harus segera mengundurkan diri atas perintah komite atau ketika tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai wasit.

C. Jumlah Juri dan Wasit

Panitia pertandingan terdiri dari 3 juri dan 1 wasit dengan seorang inspektur pertandingan yang bertanggung jawab untuk mengawasi jalannya pertandingan.

Muay Thai Rules 11: The Referee






A. Tugas.

Tugas utama wasit adalah memastikan keselamatan petinju sebagai prioritas utamanya.

B. Tanggung Jawab Wasit.

Seragam wasit terdiri dari celana panjang dan kemeja berwarna biru, yang berlogo World Muay Thai Council dan mengenakan sepatu kanvas datar. Wasit tidak diperbolehkan mengenakan kacamata atau perhiasan.

Wasit harus memastikan hal hal berikut :

  1. Keadilan dalam menegakkan peraturan pertandingan untuk semua pihak.
  2. Tidak ada ketidaksopanan dalam tingkah laku atau cara berbicara baik kepada petarung maupun penonton.
  3. Pengawasan yang ketat terhadap pertandingan.
  4. Perlindungan terhadap petarung yang lebih lemah dari cedera serius.
  5. Inspeksi terhadap sarung tinju dan pelindung ankle.
  6. Memastikan kedua petarung saling berjabat tangan sebelum ronde pertama dan terakhir.
  7. Untuk pertandingan kejuaraan atau pertandingan mempertahankan gelar, wasit harus menjelaskan kepada para petinju dan pendamping mereka tentang peraturan dan regulasi yang digunakan dalam pertandingan dan hal ini harus dilakukan di ruang ganti, sebelum pertandingan itu dimulai.


    Tiga perintah verbal yang digunakan:

    "STOP" ketika memerintahkan para petarung untuk menghentikan pertandingan.


    "BREAK" ketika memerintahkan para petinju untuk saling memisahkan diri "FIGHT" ketika memerintahkan para petinju untuk melanjutkan pertandingan.

    Ketika para petinju diperintahkan untuk "BREAK", keduanya harus melangkah mundur satu langkah sebelum melanjutkan untuk bertanding.

  8. Wasit harus menggunakan tanda isyarat yang benar untuk memastikan petinju paham tentang pelanggaran yang telah dilakukan.
  9. Pada akhir pertandingan, wasit akan mengumpulkan lembar nilai dari masing-masing dari tiga juri dan menunjukkan pemenang kepada para penonton, dengan cara mengangkat tangan petarung yang menang. Lembar nilai kemudian akan diserahkan kepada inspektur pertandingan untuk verifikasi.
  10. Untuk pertandingan kejuaraan, wasit akan mengumpulkan scoresheets dari hakim di akhir setiap putaran, memeriksa dan menyerahkan mereka ke inspektur pertandingan untuk kemudian mengangkat tangan pemenang setelah hasil diumumkan.
  11. Jika diperlukan untuk menghentikan pertandingan atau menghukum seorang petarung, wasit harus segera memberi tahu alasannya ke inspektur pertandingan setelah membuat pengumuman.
  12. Jika terjadi insiden terhadap wasit yang mengakibatkan wasit tersebut tidak dapat melanjutkan tugasnya, juri senior akan bertindak sebagai penggantinya.
  13. Wasit dilarang untuk memberikan penghitungan secara lisan atau peringatan yang memberikan keuntungan yang tidak adil atau merugikan salah satu petarung.
  14. Wasit dilarang memberikan komentar atau berspekulasi pada setiap pertandingan kecuali mendapat persetujuan terlebih dahulu dari inspektur pertandingan.
  15. Semua wasit wajib menjalani inspeksi tahunan dan sertifikasi medis oleh dokter dari Dewan dan harus sehat secara fisik pada awal setiap pertandingan.
C. Tugas Wasit.
  1. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera jika menganggap bahwa salah satu petarung secara signifikan lebih mendominasi atau lebih kuat dari yang lain.
  2. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera ketika seorang petinju dalam kesulitan atau terluka.
  3. Untuk menghentikan pertandingan dengan segera jika ia menganggap bahwa salah satu atau kedua petarung ada yang berpura-pura atau tidak mencoba memberikan pertarungan terbaik mereka.
  4. Untuk menghentikan pertandingan atau memperingatkan para petinju karena melakukan pelanggaran atau melanggar aturan.
  5. Segera mendiskualifikasi petinju yang dengan sengaja melanggar aturan, melukai atau menunjukkan agresi apapun ke wasit.
  6. Untuk mendiskualifikasi petinju dan pendampingnya jika sengaja melanggar aturan atau tidak mengikuti instruksi wasit.
  7. Untuk mendiskualifikasi petarung yang dengan sengaja atau tanpa sengaja menyebabkan foul.
  8. Untuk menghentikan pertandingan jika ia menganggap bahwa petinju yang telah menerima hitungan, tidak mampu melanjutkan pertandingan secara efektif.
  9. Untuk melarang keuntungan untuk seorang petinju yang dengan sengaja melakukan pelanggaran dengan cara apapun.

12: Judges / Hakim


A. Tanggung Jawab Hakim

Hakim bertindak secara independent dalam melakukan penilaian

Tiap hakim duduk di sisi yang berbeda dan terpisah dengan penonton

Hakim harus berlaku netral, kecuali ketika pelanggaran peraturan terjadi dimana hakim mengacu pada keputusan wasit, hal ini dilakukan pada saat interval ronde

Pada tiap akhir ronde, hakim harus melengkapi skor untuk ronde tersebut

Hakim tidak diperkenankan meninggalkan tempat hingga pertandingan usai dan hasilnya sudah diumumkan

B.Seragam

Hakim harus menggunakan seragam sesuai ketentuan yang berlaku dari WMC


13.Keputusan Final

Pemimpin komite pertandingan dapat memberikan koreksi terhadap hasil final dengan kondisi:

  • Wasit melakukan penilaian yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku
  • Hakim terbukti melakukan penilaian yang mencurigakan

14 : Tugas Inspektur Pertandingan
  1. Menunjuk wasit dan juri
  2. Mengawasi dan meningkatkan kualitas wasit dan juri dan memastikan keselarasan antara peraturan dan penerapannya.
  3. Memastikan wasit dan juri melakukan tugasnya secara professional dan memberi masukan kepada world muaythai council jika ada ketidakaturan.
  4. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan promosi, dan melaporkannya kepada komite konsil.
  5. Membuat keputusan terhadap wasit dan juri.
  6. Memverifikasi lembar skor untuk memastikan bahwa :
    a. Skor diraih secara benar (tidak ada kecurangan).

    b. Nama petarung adalah benar.

    c. Pemenang yang sah sudah dicatat.

    d. Memastikan keabsahan lembar skor dan memeriksanya

    e. Mengumumkan hasilnya kepada penonton.
  7. Membuat keputusan jika wasit dan juri tidak dapat memberikan keputusan
  8. Melaporkan kepada komite konsil nama petarung yang melakukan pelanggaran dan menunjukkan performa yang buruk.
Muay Thai Rules 15: Time Keeper and Announcer

A. Lokasi Bangku.

Bangku untuk pencatat waktu dan announcer terletak didekat ring.

B. Tugas dan Tanggung jawab.

Pencatat waktu harus memastikan bahwa pencatatan waktu setiap ronde dan istirahat berlangsung presisi , pencatatan dilakukan dibawah instruksi wasit untuk mulai atau berhenti. Prosedur berikut ini digunakan untuk pencatatan waktu :
  1. Memberikan signal 5 detik sebelum pertandingan dimulai setiap rondenya, agar pendamping dapat segera meninggalkan ring
  2. Lonceng digunakan sebagai tanda mulai dan berhentinya setiap ronde
  3. Mengurangi waktu istirahat sesuai instruksi wasit
  4. Memastikan penghitungan waktu secara akurat menggunakan jam dan stopwatch
  5. Jika petarung menerima penghitungan selama ronde 1-4 dan waktu berakhir, lonceng harus segera dibunyikan setelah wasit selesai menghitung
  6. Pada ronde terakhir jika terjadi penghitungan, lonceng harus segera dibunyikan jika waktu sudah melebihi 3 menit, walaupun wasit masih melakukan penghitungan
C.Tugas Announcer

1. Menyebutkan nama , sudut, dan berat petarung sebelum pertandingan dan setelah petarung naik ring

2. Memerintahkan pendamping turun dari ring setelah lonceng berbunyi

3. Mengumumkan nomor ronde di awal dan akhir setiap rondenya

4. Mengumumkan pemenang dan sudutnya, ketika wasit mengangkat tangan sang pemenang
Selengkapnya - Muay Thai Thai Boxing ( มวยไทย )

Katana (刀)

Nihontou74.JPG
Katana (刀) Adalah bahasa Jepang untuk pedang bermata dua dan sering merujuk pada uchigatana setelah periode Muromachi, yang merupakan jenis pedang Jepang (日本 刀, nihontō?), Juga biasa disebut sebagai 'pedang samurai', dan secara umum didefinisikan sebagai ukuran standar agak melengkung (berlawanan dengan gaya yang lebih tua 'tachi' menampilkan kelengkungan lagi) pedang Jepang dengan panjang blade lebih besar dari 60 cm (23,6 inci)  katana ini ditandai dengan penampilan yang khas. : ramping, melengkung, pisau bermata tunggal, penjaga melingkar atau kuadrat, dan pegangan panjang untuk mengakomodasi dua tangan  Ini secara historis terkait dengan samurai Jepang feodal, dan telah menjadi terkenal dengan ketajaman dan kemampuan pemotongan..




Etimologi 

Dalam arti ketat, yang katana istilah dalam bahasa Jepang diterapkan pada setiap jenis pedang bermata tunggal, asal apapun, dan tidak selalu mengacu pada pedang Jepang.

'Katana' pada awalnya digunakan sebagai istilah umum untuk pedang bermata tunggal memiliki 'sori' atau lengkungan pisau. Sementara 'Sugata' atau bentuk dapat mengambil banyak bentuk, termasuk bermata ganda, istilah ini sekarang digunakan secara tidak benar untuk menggambarkan nihontō yang 2 Shaku (606 mm / 24 in) dan lebih lama, juga dikenal sebagai 'dai' atau 'Daito' antara Barat pedang penggemar.

 Hal ini membedakan mereka dari chokutō-berbilah lurus, yang dibawa dari China dengan cara Koreachokutō ini berspekulasi telah ketik 'Sugata' yang pertama katana mengambil, yang dimodelkan setelah pedang diimpor. Ini munculnya nihontō pertama terjadi periode waktu yang sama sebagai awal feodalisme Jepang dan pengakuan daimyo atau 'keluarga besar' pada abad kesembilan akhir kah-ta-nah Diucapkan,. Yang kun'yomi (Jepang membaca) dari kanji 刀, awalnya berarti dao (pedang) atau pisau / pedang dalam bahasa Cina, kata telah diadopsi sebagai loanword dengan bahasa Portugis. Pada Portugis penunjukan (dieja catana) berarti 'pisau besar'.  Sebagai Jepang tidak memiliki bentuk jamak dan tunggal yang terpisah, baik 'katanas' dan 'katana' dianggap bentuk diterima dalam bahasa Inggris  Istilah lain,. Daikatana, adalah makna istilah pseudo-Jepang 'besar pedang', yang dibentuk dengan pembacaan salah dari kanji 大刀 (Jepang: Daito), berasal dari dadao Cina. Kesalahan membaca berasal dari berbagai cara Kanji Jepang dapat dibaca, tergantung pada kombinasi mereka atau tidak dalam satu kata. Telah digunakan di beberapa (berbahasa Inggris) karya fiksi untuk mewakili sejenis katana besar; permainan Daikatana video, misalnya menggunakan pseudo-istilah ini sebagai judul. Nama yang benar dari jenis senjata adalah tachi (太 刀 - catatan tambahan titik, dan membaca yang berbeda 刀), dan berbeda dari ōtachi dan nodachi.

 The 'Meitou' adalah kelas langka katana, meitou berarti 'Dirayakan Pedang' atau 'Dinamakan Pedang'. Mereka berharga pedang melewati generasi, menang dalam pertempuran, atau diberikan sebagai hadiah untuk menghormati. Meitou lebih unggul daripada katana biasa dalam aspek yang paling: pemotongan, daya tahan, dll Meitou lebih mahal, karena kualitas mereka, biasanya buatan tangan dengan pandai besi pedang terkenal-, yang Meitou mendapatkan nama mereka melalui pertempuran, keberadaan panjang, dan bahkan royalti.

Sejarah 

katana berasal pada periode Muromachi (1392-1573) sebagai akibat dari kondisi pertempuran perubahan yang membutuhkan waktu respons lebih cepat.  The katana difasilitasi ini dengan menyodorkan dipakai menjadi melalui sabuk (obi) dengan ujung pisau menghadap ke atas, yang memungkinkan samurai untuk menarik dan memotong musuh mereka dalam gerakan satu . Sebelumnya, pedang melengkung samurai telah dikenakan dengan mata pisau menghadap ke bawah, tergantung dari sabuk  Panjang pisau katana ini sangat bervariasi selama sejarahnya.. Pada akhir abad 14 dan awal 15, bilah katana cenderung antara 70 dan 73 cm (27,6 dan 28,7 inci) panjangnya. Pada awal abad ke-16, panjang rata-rata jauh lebih dekat dengan 60 cm (23,6 inci), tetapi di akhir abad ke-16, itu sekali lagi kira-kira 73 cm (28.7 in).

 katana ini paling sering dipasangkan dengan wakizashi atau shoto, pedang yang sama dibuat tetapi lebih pendek, keduanya dipakai oleh anggota kelas ksatria. Hal ini juga bisa dipakai dengan tanto, sebuah pisau sama berbentuk lebih kecil. Katana dan wakizashi ketika dipasangkan dengan satu sama lain disebut daisho dan mereka mewakili kekuatan sosial dan kehormatan pribadi samurai

Tempa dan konstruksi

Katana-Dresden.jpgPedang asli Jepang terbuat dari baja Jepang khusus yang disebut  'Tamahagane' yang terdiri dari kombinasi keras, baja karbon tinggi dan tangguh, baja karbon rendah Ada beberapa keuntungan dan kemunduran untuk kedua jenis baja.. Baja karbon tinggi lebih sulit dan mampu memegang tepi tajam dari baja karbon rendah tetapi lebih rapuh dan bisa pecah dalam pertempuran. Memiliki sejumlah kecil karbon akan memungkinkan baja yang akan lebih lunak, sehingga dapat menyerap dampak tanpa melanggar tetapi menjadi tumpul dalam proses. Pembuat katana yang mengambil keuntungan dari atribut terbaik dari kedua jenis baja. Hal ini dilakukan oleh sejumlah metode, paling sering dengan membuat potongan berbentuk U baja karbon tinggi (tepi luar) dan menempatkan bilet baja karbon rendah (core) di dalam U, maka pemanasan dan memalu mereka ke batang tunggal. Beberapa pedang-pembuat menggunakan empat bagian yang berbeda (inti, tepi, dan dua potong samping), dan beberapa bahkan menggunakan sebanyak lima. Blok gabungan baja dipanaskan dan dipalu selama beberapa hari, dan maka dilipat dan dipalu memeras kotoran keluar. Umumnya sebuah katana dilipat tidak lebih dari enam belas kali, maka itu adalah dipalu menjadi bentuk pedang dasar. Pada tahap ini hanya sedikit melengkung atau mungkin kurva sama sekali. Kelengkungan lembut katana adalah dicapai dengan proses quenching, melapisi pembuat pedang pisau dengan beberapa lapisan bubur tanah liat basah yang merupakan ramuan khusus yang unik untuk masing-masing pembuat pedang, tetapi umumnya terdiri dari tanah liat, air, dan kadang-kadang abu, bubuk batu gerinda dan / atau karat. Tepi pisau dilapisi dengan lapisan tipis dari sisi dan punggung pedang, maka dipanaskan dan kemudian dicelup dalam air (beberapa pembuat pedang menggunakan minyak untuk memuaskan pisau). Bubur tanah liat menyediakan insulasi panas sehingga hanya tepi pisau akan dikeraskan dengan quenching dan juga menyebabkan pisau untuk kurva karena regangan kisi berkurang sepanjang tulang belakang. Proses ini juga menciptakan garis swerving yang berbeda di tengah-tengah pisau yang disebut Hamon yang hanya dapat dilihat setelah dipoles;. Hamon masing-masing berbeda dan berfungsi sebagai tanda tangan pemalsu katana's pengerasan baja melibatkan mengubah Mikro atau struktur kristal dari material yang melalui quenching dari panas a di atas 800 ° C (1472 ° F) (cahaya merah terang), idealnya tidak lebih tinggi dari kuning panas. Jika didinginkan perlahan-lahan, bahan akan memecah kembali ke dalam besi dan karbon dan struktur molekul akan kembali ke keadaan sebelumnya. Namun, jika didinginkan dengan cepat, struktur molekul baja adalah permanen diubah. Alasan pembentukan kurva dalam pisau Jepang benar mengeras adalah bahwa besi karbida, terbentuk selama pemanasan dan dipertahankan melalui pendinginan, memiliki kerapatan yang lebih rendah daripada bahan akar perusahaan telah terpisah.  Setelah pisau adalah palsu itu kemudian dikirim harus dipoles. polishing mengambil antara satu dan tiga minggu. penggosok menggunakan butiran halus dan lebih halus dari memoles batu sampai pisau telah selesai cermin dalam proses yang disebut kaca.  Hal ini membuat pisau yang sangat tajam dan mengurangi drag membuatnya lebih mudah untuk dipotong dengan. Kelengkungan pisau juga menambah daya pemotongan.

Penggunaan 

desain yang unik yang katana dan khususnya ketajaman perusahaan mensyaratkan cukup beberapa tindakan pencegahan khusus untuk menanganinya. Kegagalan untuk mematuhi tindakan pencegahan ini dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan pada senjata atau luka parah.

Penyimpanan dan pemeliharaan 

Jika kesalahan penanganan dalam penyimpanan atau pemeliharaan, katana bisa menjadi irreparably rusak. Pisau harus disimpan dalam sarungnya, kurva ke bawah dan tepi menghadap ke atas untuk menjaga tepi. Hal ini sangat penting bahwa pisau tetap diminyaki, bubuk dan dipoles, sebagai residu kelembaban alami dari tangan pengguna cepat akan menyebabkan pisau untuk karat jika tidak dibersihkan off. Minyak tradisional yang digunakan adalah minyak Choji [99% mineral minyak dan minyak cengkeh 1% untuk wewangian]. Demikian pula, bila disimpan untuk waktu yang lebih lama, adalah penting bahwa katana diperiksa sering dan ditayangkan keluar jika perlu untuk mencegah karat atau cetakan dari pembentukan (cetakan dapat makan dari garam dalam minyak yang digunakan untuk memoles katana).

Kepemilikan dan pembatasan perdagangan

United Kingdom

Pada April 2008, pemerintah Inggris ditambah pedang dengan pisau melengkung 50 cm (20 in) atau lebih panjang ('dan untuk tujuan sub-ayat ini, panjang pisau harus jarak garis lurus dari atas pegangan ke ujung pisau ') untuk Serangan Senjata Order [12] larangan ini. respon terhadap laporan bahwa Samurai pedang digunakan di lebih dari 80 serangan dan 4 pembunuhan selama 4 tahun sebelumnya. [13] Mereka yang melanggar larangan akan dipenjara sampai enam bulan dan dikenakan denda sebesar £ 5.000. Praktisi seni bela diri, sejarah kembali pelaku dan orang-orang saat ini memiliki pedang tersebut mungkin masih mereka sendiri. Pedang juga dapat hukum yang disediakan itu dibuat di Jepang sebelum tahun 1954, atau dibuat menggunakan pedang tradisional membuat metode. Hal ini juga hukum untuk membeli jika dapat digolongkan sebagai 'senjata bela diri's' a [14]. Larangan ini saat ini berlaku di Inggris, Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara. Pada September 2009, Republik Irlandia memperkenalkan hukum baru yang sama membatasi kepemilikan pedang dan senjata lainnya. 

sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Katana  translated by pendekar kelayan
Selengkapnya - Katana (刀)

Mu ren zhuang (boneka kayu kungfu)

Mu ren Zhuang (Kanton: jong yan MUK) adalah boneka kayu yang digunakan dalam latihan seni bela diri Cina. Hal ini terkait dengan seni bela diri dari Wing Chun dan gaya kung fu lainnya di China Selatan. Tradisional terbuat dari kayu, boneka-boneka sekarang juga dibuat dari modern konstruksi seperti baja dan plastik.


Dalam Wing Chun 
Wing Chun Dummy di sekolah Wing Tsun Wing Chun ini dummy kayu adalah bentuk yang paling populer dummy kayu. The dummy Wing Chun kayu menggunakan konfigurasi lengan dan kaki yang dirancang untuk mengolah keterampilan berkelahi dan chi secara bersamaan.  Hong Kong dummy kayu adalah dinding dipasang versi dari Wing Chun Wooden Dummy yang menggantung menggunakan dua bilah kayu melalui tubuh kayu dummy. Versi yang lebih lama dari Wing Chun dummy kayu pada awalnya ditempatkan di tanah. Desain modern diciptakan oleh Yip Man di Hong Kong untuk memenuhi kebutuhan hidup di sebuah apartemen. Versi Wing Chun dari jong yan MUK memiliki tiga lengan dan satu kaki, yang merupakan tubuh lawan di berbagai posisi dan garis-garis gaya tubuh dapat memberikan. Bilah kayu di mana jong yan MUK sudah terpasang memiliki pegas yang mirip dengan reaksi spontan lawan manusia dan memungkinkan pengguna untuk berlatih menyerap energi ke dalam / nya sikap nya. Karena pegas ini, jenis dummy dianggap sebagai 'hidup' dummy. Oleh karena itu, versi dummy tanpa mounting biasa disebut 'mati' dummy.

Dalam Jeet Kune Do 
Bruce Lee, seorang mahasiswa dari Ip Man juga dibuat dan dimodifikasi Wing chun boneka kayu untuk filsafat seni bela diri dari Jeet Kune Do yang memiliki leher dimodifikasi dan kaki logam. Banyak dari prinsip-prinsip Wing Chun adalah pusat untuk Jeet Kune Do.

Dalam Choy Lee Fut 
Jong Ching Choy Lee Fut's Ching Ching kayu Jong Jong dummy (dummy seimbang) memiliki orientasi yang berbeda dengan lengan yang lebih cocok untuk gerakan lengan Choy Lee Fut style. Dalam versi ini, lengan atas satu, menonjol keluar langsung dari depan, bergerak naik dan turun, berlabuh tradisional dengan tali dan beban berat (asal senama) dan berlabuh dengan pegas ke belakang di zaman modern. Selanjutnya, kedua lengan sekarang tengah menonjol ke luar dalam 'V', dan juga lengan bawah tambahan yang dapat gantikan dengan kaki Wing Chun tradisional dummy's. Selain itu, karung pasir dipasang di bagian depan dan samping, yang dipukul untuk pengkondisian tangan dan jari, mirip dengan makiwara.

Sui Sau Jong 
jong sau The sui (dummy tangan melanggar) memiliki lengan berayun di tingkat bahu, menggantung karung pasir, serta lengan rotor-seperti di atas, terletak di ketinggian kepala. Lengan yang terkoordinasi sehingga mencolok lengan ayun menyebabkan rotasi lengan helikopter, dan sebaliknya. Tujuan utama dari dummy ini adalah untuk melatih reaksi cepat untuk balik.

Ma Jong 
Tidak seperti boneka lainnya, Jong Ma (dummy kuda) adalah dummy bergerak.
Bentuk keseluruhan dummy adalah kuda, dengan tubuh utama log berat membawa dua frame, satu tinggi di depan dan yang pendek di bagian belakang. Setiap frame dipasang dengan palang horisontal yang tegak lurus terhadap log, yang memiliki mekanisme pegas yang terhubung ke roda. Ketika mendorong kembali, biaya dummy kuda ke depan, memaksa para siswa untuk mengontrol boneka melalui sikap yang baik. Selain itu, karena dua lengan horizontal yang saling lengan berputar, ini juga melatih koordinasikan dan kecepatan.

Lain-lain 
dummys lain yang digunakan dalam Choy Lee Fut termasuk bao Qiang Zhuang (墙 包 桩) (dinding A dipasang kantong pasir), sha bao Zhuang (沙包 桩) (Sebuah alat kantong pasir, dengan satu kantong pasir utama yang berat tersambung ke dua kantong pasir lainnya pada sisinya melalui sistem katrol), dan boneka mekanis lainnya

sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Mu_ren_zhuang translated by pendekar kelayan
Selengkapnya - Mu ren zhuang (boneka kayu kungfu)

Ninja vs Samurai ( hattori hanzo vs miyamoto musashi )

1. Menurut anda apa kelemahan dan kelebihan Ninja di bandingkan dengan Samurai ???
2. Menurut anda apa kelemahan dan kelebihan Samurai di bandingkan dengan Ninja ???
(lah, sama aja kaya soal no.1 hihi..)
3. Jika Miyamoto Musashi(Samurai) VS Hanzo Hattori(Ninja), siapakah yang akan keluar sebagai pemenang ??? Kenapa bisa dia yang menang ???

 

Rincian tambahan

Hanzo Hattori itu seperti halnya Miyamoto Musashi..
Hanya saja Miyamoto Musashi itu Master Samurai, sedangkan Hanzo Hattori Master Ninja..
Bukan Ninja Hattori yg film anak anak, wkwkwkwkwkwk .... ^o^

tapi ada beberapa teman kita yg menganggap Ninja Hattori yg anak2.. hihi . . .
Btw bener gak ya, kalau saya berfikiran,, jika Ninja VS Samurai maka Ninja akan cendrung menyerang sedangkan Samurai bertahan, mengingat Ninja tipe petarung jarak jauh dan dekat, soalnya kalau bertarung jarak dekat aku rasa Ninja tidak akan menang melawan Samurai.. (boleh disanggah)

 

Jawabannya?

Sederhana saja....
1. & 2.
Ninja itu tipe assassin, selalu menyerang dari kegelapan tanpa diketahui keberadaannya. Boleh dibilang serangannya selalu licik. Sedangkan samurai merupakan tipe petarung terhormat yang menjunjung nilai2 suatu kehormatan dan sportivitas..

Ninja pasti akan selalu menghindari 'clean direct combat' atau pertarungan sportif secara langsung, krn yang terpenting bagi mereka adalah serangan yang efektif & efisien, soal serangan licik atau tidak terhormat itu tidak menjadi masalah bagi para ninja.

Samurai selalu menjunjung tinggi nilai2 kehidupan, kehormatan & wibawa. Mereka menghargai arti dari suatu pertarungan yang jujur & sportif. Dan yang pastinya mereka selalu tidak suka dengan gaya bertarung yang licik seperti ninja.

Mengenai kemampuan.....
Jika ninja dan samurai disuruh bertarung 1vs1 di arena maka yang menang pasti selalu samurai, karena dari segi kemampuan pedang dan bela diri samurai selalu unggul. Ninja benar2 sangat ketergantungan dengan situasi & kondisi lingkungan sekitar serta penggunaan peralatan ninja yang tepat.

3. Jika Miyamoto Musashi(Samurai) VS Hanzo Hattori(Ninja), siapakah yang akan keluar sebagai pemenang ??? Kenapa bisa dia yang menang ???
>> Tergantung. Jika mereka dilepas di suatu wilayah yang luas (misal kastil atau hutan) maka saya perkirakan yang menang adalah Hattori Hanzo. Hattori Hanzo akan memanfaatkan wilayah untuk memasang perangkap atau menyerang dari kegelapan secara tiba2. Tapi jika mereka diadu secara langsung (tanpa kabur atau sembunyi2) maka yang menang adalah Miyamoto Musashi.

Terima kasih.

---tambahan---Ya, tentu saja. Saya membandingkan Musashi & Hattori bukan berdasarkan ninja2an seperti pd komedi animanga, tp berdasarkan pandangan secara logika/real saja, mungkin sama juga seperti bang Takezo krn dia juga pencinta Samurai-Ninja. Coba saja search di google mengenai biografi dari kedua pihak, sorry krn literaturnya mungkin sangat banyak soalnya saya pernah melihat 1 buku saja khusus tentang Miyamoto Musashi ada setebal 15cm.
^^ Hanzo itu gk sperti Ninja lainnya.. Dia anak seorang Samurai terkenal.. Kemampuan pedangnya setingkat dg Musashi, dia jg mahir menggunakan tombak.. Konon jurus menghilangnya itu benar2 ada.. dia sbgi kaki tangan Tokugawa Ieyasu & tidak menyembunyikan identitasnya.. Thx all..
Selengkapnya - Ninja vs Samurai ( hattori hanzo vs miyamoto musashi )

Hattori Hanzo, Iga Ninja Paling Terkenal dalam Sejarah Jepang


Hattori Hanzo (1542-23 Desember 1596), dikenal pula dengan nama Hattori Masanari, adalah salah seorang ninja terkemuka dalam sejarah Jepang. Ia sering muncul dalam manga dan novel fiksi, digambarkan berpakaian serba hitam serta memiliki kemampuan ninjutsu yang luar biasa. Mulai dari ilmu meringankan tubuh, menyelam, bergerak di bawah tanah sampai menyamarkan diri di kegelapan. Ironisnya, dalam berbagai ensiklopedia sejarah, Hanzo jarang tertulis atau terkenal sebagai seorang ninja. Yang pasti, ia tercatat melayani Tokugawa Ieyasu dengan sangat setia. Atas kepandaiannya dalam menyusun taktik, ia mendapat julukan Oni-Hanzo (Devil Hanzo).






Hattori Hanzo Early Life

Dalam legenda, Hattori Hanzo tercatat sebagai seorang superhuman ninja warrior. Dikisahkan Hanzo memiliki kemamuan untuk menghilangkan diri yang sangat sempurna. Ia juga menguasai ilmu penggunaan tali untuk menangkap musuh secara tepat. Kemampuan psychokinesis dan psychomancy pun konon dikuasai oleh Hanzo, membuatnya dapat memprediksikan taktik serta kekuatan lawan secara akurat. Selain seorang ninja, ia juga dikenal sebagai ahli pedang berkemampuan tinggi, seorang penyusun taktik jitu sekaligus piawai dalam memakai tombak. Hattori Hanzo mulai belajar ilmu bela diri pada usia 8 tahun di Gunung Kurama dan pada usia 12 tahun berhasil menjadi seorang ninja. Di usia 18 tahun, Hanzo dengan sukses menggapai posisi master ninja. Ayahnya, yakni Yasunaga, melayani Matsudaira Kuyoyasu selaku pemimpin klan Mikawa sekaligus kakek dari Ieyasu Tokugawa. Meski terlahir dan dibesarkan di provinsi Mikawa, ia sering kembali ke Iga selaku rumah dari keluarga Hattori yang memiliki kekuasaan sebagai pemimpin komunitas ninja di provinsi Iga.


Hanzo dan Ieyasu Tokugawa

Hubungan antara Hanzo dan Tokugawa Ieyasu, shogun Jepang, bermula saat Hanzo berumur 26 tahun. Ketika tinggal di Mikawa, ia menantang Hanzo untuk menahan nafas dalam air dan bahkan mencekik leher Hanzo dengan selembar kain. Tantangan itu dihadapi Hanzo dengan tenang dan akhirnya ia keluar menjadi pemenang. Ieyasu yang pucat dan terengah-engah karena kehabisan nafas bertanya mengenai berapa lama seorang ninja dapat bertahan dalam air, yang dijawab oleh Hanzo, ”Satu atau dua hari, tergantung permintaan tauan.” Untuk membuktikannya, ia kembali menyelam ke dalam air sampai beberapa jam lamanya hingga Ieyasu cemas dan mulai memanggil-manggil namanya. Hanzo muncul ke permukaan tanpa tanda-tanda kehabisan nafas lalu menyerahkan sebuah pedang pendek yang tadinya ada di pinggang Ieyasu. Ieyasu langsung terpukau dengan kemampuan Hanzo dan menjadikannya anak buah andalan sekaligus sahabatnya.


Ieyasu Tokugawa lalu mendirikan pemerintahan pusat yang bertahan selama 300 tahun, bertahan selama 15 tahun generasi keturunannya. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kemampuan Ieyasu dalam melobi banyak prajurit bertalenta tinggi. Ia memperkerjakan banyak orang dengan latar belakang yang berbeda dalam usahanya mengumpulkan ilmu dan pengetahuan. Ieyasu juga banyak dibantu oleh klan ninja, terutama Hanzo. Selama Warring States Period, para ninja merupakan agen penting dalam pengumpulan informasi dan eksekusi yang cepat. Meski banyak daimyo yang memperkerjakan ninja tetapi tidak ada daimyo sepintar Ieyasu yang cara piki dan kepandaiannya disukai para ninja. Salah satu kesuksesan dan bukti kesetiaan Hanzo pada Ieyasu adalah ketika Ieyasu mencium niat pemberontakan pada Nobunaga di Honno-ji temple. Hanzo meminta tuannya untuk mampir ke Iga, kembali ke Mikawa dengan bantuan para ninja Iga dan Koga lalu menyerang para prajurit yang berkhianat. Ieyasu pun setuju dengan usul Hanzo. Setelah mengumpulkan sekitar 300 ninja, Hanzo menyerang Honno-ji sementara Ieyasu disembunyikan di Mikawa. Keberhasilan Hanzo dibalas dengan memperkerjakan semua ninja yang membantunya dalam pertempuran tersebut.


Lalu di tahun 1590, ketika Ieyasu tinggal di Edo, para ninja diberikan tempat tinggal di sayap barat istana Edo. Area tersebut dinamakan Hanzo-Cho, dan salah satu gerbang istana dinamakan Hanzo-mon (Gerbang Hanzo). Saat Battle of Winter dan Battle of Summer yang terjadi di Osaka tahun 1614-1615, menjadi pertempuran paling besar yang pernah terjadi di Jepang. Dalam perang tersebut, para ninja mencapai puncak kejayaan dimana peran mereka sangat besar dalam mempertahankan pimpinan serta mengirim informasi. Ketika Sanada Yukimura, salah seorang jendral Toyotomi terkemuka sibuk menyusun taktik di istana Osaka, Ieyasu mengirimkan surat panah berisi tawaran 100.000 koku beras. Ieyasu juga menyuruh para ninja menyamar sebagai ronin dan memasuki istana Osaka untuk mengumpulkan informasi. Kemampuan mereka untuk menyamar akhirnya membuat klan Toyotomi kecolongan banyak informasi berharga, yang mengarah pada kejatuhannya di Battle of Winter dan Battle of Summer.


The Death of Hanzo Hattori

Hattori Hanzo meninggal di tahun 1596 pada usia 55 tahun. Ada yang mengatakan Hattori meninggal karena sakit, tetapi ada juga yang percaya bahwa Hattori dibunuh dalam sebuah pertempuran oleh ninja bernama Fuma Kotaro. Kekuasaan Hattori diturunkan kepada anaknya Masanari yang baru berusia 18 tahun ketika ayahnya meninggal. Sayangnya ia tidak menguasai ninjutsu dan lalai dalam memimpin klan Iga sehingga para ninja menganggap Masanari tidak pantas menwarisi nama besar Hanzo dan mengakibatkan perpecahan. Para ninja yang memberontak mendesak Masanari untuk turun dari tampuk pimpinan. Jumlah ninja yang memberontak tidak tercatat dengan jelas tetapi para sejarawan mencatat pemberontakan tersebut sebagai salah satu pemberontakan paling besar dalam sejarah Jepang. Di tahun 1605, klan Iga terpecah menjadi 4 bagian dan masing-masing dipimpin oleh samurai berkedudukan rendah. Iga pun tidak pernah lagi mencapai kejayaan seperti yang pernah diraih Hanzo.
Selengkapnya - Hattori Hanzo, Iga Ninja Paling Terkenal dalam Sejarah Jepang

samurai

Samurai ( atau ?) adalah istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata "samurai" berasal dari kata kerja "samorau" asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi "saburau" yang berarti "melayani", dan akhirnya menjadi "samurai" yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.

Istilah samurai ( ), pada awalnya mengacu kepada "seseorang yang mengabdi kepada bangsawan". Pada zaman Nara, (710 - 784), istilah ini diucapkan saburau dan kemudian menjadi saburai. Selain itu terdapat pula istilah lain yang mengacu kepada samurai yakni bushi. Istilah bushi ( 武士 ) yang berarti "orang yang dipersenjatai/kaum militer", pertama kali muncul di dalam Shoku Nihongi ( 続日本紀 ), pada bagian catatan itu tertulis "secara umum, rakyat dan pejuang (bushi) adalah harta negara". Kemudian berikutnya istilah samurai dan bushi menjadi sinonim pada akhir abad ke-12 (zaman Kamakura). Pada zaman Azuchi-Momoyama (1573 - 1600) dan awal zaman Edo (1603), istilah saburai berubah menjadi samurai yang kemudian berubah pengertian menjadi "orang yang mengabdi".






Istilah yang lebih tepat adalah bushi (武士) (harafiah: "orang bersenjata") yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan contohnya, ashigaru atau tentara berjalan kaki. Samurai yang tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah: "orang ombak"). Samurai yang bertugas di wilayah han disebut hanshi.

Samurai harus sopan dan terpelajar, dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga, sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.

Etimologi
Perkataan samurai berasal pada sebelum zaman Heian di Jepang di mana bila seseorang disebut sebagai saburai, itu berarti dia adalah seorang suruhan atau pengikut. Hanya pada awal zaman modern, khususnya pada era Azuchi-Momoyama dan awal periode/era Edo pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 perkataan saburai bertukar diganti dengan perkataan samurai. Bagaimanapun, pada masa itu, artinya telah lama berubah.

Pada era pemerintahan samurai, istilah awal yumitori (“pemanah”) juga digunakan sebagai gelar kehormatan bagi sejumlah kecil panglima perang, walaupun pemain pedang telah menjadi lebih penting. Pemanah Jepang (kyujutsu), masih berkaitan erat dengan dewa perang Hachiman.


Berikut adalah beberapa istilah lain samurai.
Buke (武家) – Ahli bela diri
Kabukimono - Perkataan dari kabuku atau condong, ia merujuk kepada gaya samurai berwarna-warni.
Mononofu (もののふ) - Istilah silam yang berarti panglima.
Musha (武者) - Bentuk ringkasan Bugeisha (武芸者), harafiah. pakar bela diri.
Si () - Huruf kanji pengganti samurai.
Tsuwamono () - Istilah silam bagi tentara yang ditonjolkan oleh Matsuo Basho dalam haiku terkemukanya. Arti harafiahnya adalah orang kuat.

Senjata 
Samurai menggunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana adalah senjata yang identik dengan keberadaan mereka, Dalam Bushido diajarkan bahwa katana adalah roh dari samurai dan kadang-kadang digambarkan bahwa seorang samurai sangat tergantung pada katana dalam pertempuran. Mereka percaya bahwa katana sangat penting dalam memberi kehormatan dan bagian dalam kehidupan. Sebutan untuk katana tidak dikenal sampai massa Kamakura (1185–1333), sebelum masa itu pedang Jepang lebih dikenal sebagai tachi dan uchigatana, Dan katana sendiri bukan menjadi senjata utama sampai massa Edo.

Apabila seorang anak mancapai usia tiga belas tahun, ada upacara yang dikenali sebagai Genpuku. Anak laki-laki yang menjalani genpuku mendapat sebuah wakizashi dan nama dewasa untuk menjadi samurai secara resmi. Ini dapat diartikan dia diberi hak untuk mengenal katana walaupun biasanya diikat dengan benang untuk menghindari katana terhunus dengan tidak sengaja. Pasangan katana dan wakizashi dikenali sebagai Daisho, yang berarti besar dan kecil.

Senjata samurai yang lain adalah yumi atau busar komposit dan dipakai selama beberapa abad sampai masa masuknyah senapan pada abad ke-16. Busur komposit model Jepang adalah senjata yang bagus. Bentuknya memungkinkan untuk digunakan berbagai jenis anak panah, seperti panah berapi dan panah isyarat yang dapat menjangkau sasaran pada jarak lebih dari 100 meter, bahkan bisa lebih dari 200 meter bila ketepatan tidak lagi diperhitungkan, Senjata ini biasanya digunakan dengan cara berdiri di belakang Tedate (手盾) yaitu perisai kayu yang besar, tetapi bisa juga digunakan dengan menunggang kuda. Latihan memanah di belakang kuda menjadi adat istiadat Shinto, Yabusame (流鏑馬). Dalam pertempuran melawan penjajah Mongol, busur komposit menjadi senjata penentu kemenangan, Pasukan Mongol dan Cina pada waktu itu memakai busur komposit dengan ukuran yang lebih kecil, apalagi dengan keterbatasannya dalam pemakaian pasukan berkuda.



Sejarah Samurai
Dalam catatan sejarah militer di Jepang, terdapat data-data yang menjelaskan bahwa pada zaman Nara (710 - 784), pasukan militer Jepang mengikuti model yang ada di Cina dengan memberlakukan wajib militer9 dan dibawah komando langsung Kaisar. Dalam peraturan yang diberlakukan tersebut setiap laki-laki dewasa baik dari kalangan petani maupun bangsawan, kecuali budak, diwajibkan untuk mengikuti dinas militer. Secara materi peraturan ini amat berat, karena para wakil tersebut atau kaum milter harus membekali diri secara materi sehingga banyak yang menyerah dan tidak mematuhi peraturan tersebut. Selain itu pula pada waktu itu kaum petani juga dibebani wajib pajak yang cukup berat sehingga mereka melarikan diri dari kewajiban ini. Pasukan yang kemudian terbentuk dari wajib militer tersebut dikenal dengan sakimori ( 防人 ) yang secara harfiah berarti "pembela", namun pasukan ini tidak ada hubungannya dengan samurai yang ada pada zaman berikutnya.


Setelah tahun 794, ketika ibu kota dipindahkan dari Nara ke Heian (Kyoto), kaum bangsawan menikmati masa kemakmurannya selama 150 tahun dibawah pemerintahan kaisar. Tetapi, pemerintahan daerah yang dibentuk oleh pemerintah pusat justru menekan para penduduk yang mayoritas adalah petani. Pajak yang sangat berat menimbulkan pemberontakan di daerah-daerah, dan mengharuskan petani kecil untuk bergabung dengan tuan tanah yang memiliki pengaruh agar mendapatkan pemasukan yang lebih besar. Dikarenakan keadaan negara yang tidak aman, penjarahan terhadap tuan tanah pun terjadi baik di daerah dan di ibu kota yang memaksa para pemilik shoen (tanah milik pribadi) mempersenjatai keluarga dan para petaninya. Kondisi ini yang kemudian melahirkan kelas militer yang dikenal dengan samurai.


Kelompok toryo (panglima perang) dibawah pimpinan keluarga Taira dan Minamoto muncul sebagai pemenang di Jepang bagian Barat dan Timur, tetapi mereka saling memperebutkan kekuasaan. Pemerintah pusat, dalam hal ini keluarga Fujiwara, tidak mampu mengatasi polarisasi ini, yang mengakibatkan berakhirnya kekuasaan kaum bangsawan.


Kaisar Gonjo yang dikenal anti-Fujiwara, mengadakan perebutan kekuasaan dan memusatkan kekuasaan politiknya dari dalam o-tera yang dikenal dengan insei seiji. Kaisar Shirakawa, menggantikan kaisar Gonjo akhirnya menjadikan o-tera sebagai markas politiknya. Secara lihai, ia memanfaatkan o-tera sebagai fungsi keagamaan dan fungsi politik.


Tentara pengawal o-tera, souhei ( 僧兵 ) pun ia bentuk, termasuk memberi sumbangan tanah (shoen) pada o-tera. Lengkaplah sudah o-tera memenuhi syarat sebagai "negara" di dalam negara. Akibatnya, kelompok kaisar yang anti pemerintahan o-tera mengadakan perlawanan dengan memanfaatkan kelompok Taira dan Minamoto yang sedang bertikai.


Keterlibatan Taira dan Minamoto dalam pertikaian ini berlatar belakang pada kericuhan yang terjadi di istana menyangkut perebutan tahta, antara Fujiwara dan kaisar yang pro maupun kotra terhadap o-tera. Perang antara Minamoto, yang memihak o-tera melawan Taira, yang memihak istana, muncul dalam dua pertempuran besar yakni Perang Hogen (1156) dan Perang Heiji (1159).
Peperangan akhirnya dimenangkan oleh Taira yang menandai perubahan besar dalam struktur kekuasaan politik. Untuk pertama kalinya, kaum samurai muncul sebagai kekuatan politik di istana.


Taira pun mengangkat dirinya sebagai kuge ( 公家 - bangsawan kerajaan), sekaligus memperkokoh posisi samurai-nya. Sebagian besar keluarganya diberi jabatan penting dan dinobatkan sebagai bangsawan.


Keangkuhan keluarga Taira akhirnya melahirkan konspirasi politik tingkat tinggi antara keluarga Minamoto (yang mendapat dukungan dari kaum bangsawan) dengan kaisar Shirakawa, yang pada akhirnya mengantarkan keluarga Minamoto mendirikan pemerintahan militer pertama di Kamakura (Kamakura Bakufu; 1192 - 1333).



Sumber :

http://id.wikipedia.org/ 


http://www.wattpad.com/
Selengkapnya - samurai
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...